Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tinjauan Kritis terhadap Kembalinya Penggunaan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) pada Tahun 2022 dalam Konteks Kebijakan Bahasa Indonesia Umi Kulsum; Iin Indriyani; Faradilla Intan Sari; Miftah
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Alusi:Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i1.3270

Abstract

Perubahan ejaan bahasa Indonesia merupakan konsekuensi dari dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang mendorong perluasan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan negara. Salah satu unsur utama dalam sistem kebahasaan adalah ejaan, yang mencakup kaidah pelambangan bunyi, penulisan huruf, dan penggunaan tanda baca dalam aksara Latin. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis perubahan ejaan terbaru yang dituangkan dalam Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) edisi ke-V tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan perundang-undangan dan perbandingan, berdasarkan studi pustaka dari regulasi resmi, jurnal akademik, serta sumber literatur relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa EYD edisi ke-V mencakup tujuh bentuk perubahan utama: (1) penambahan kaidah baru; (2) perubahan kaidah; (3) perubahan redaksi; (4) pemindahan kaidah; (5) penghapusan kaidah; (6) perubahan contoh; dan (7) perubahan tata penyajian isi. Selain dari sisi substansi, perubahan ini juga menyesuaikan dengan kebutuhan praktis pengguna bahasa dan perkembangan teknologi digital, salah satunya melalui peluncuran portal ejaan daring di https://ejaan.kemdikbud.go.id/. Implikasi dari kajian ini menunjukkan pentingnya sosialisasi ejaan terbaru kepada semua pengguna bahasa, khususnya pendidik dan praktisi kebahasaan agar mampu mengadaptasi perubahan dengan tepat dan konsisten.