Mahsur Mahsur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problems of Arabic Speaking Skills at the Darul Muttaqin Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah Perian Modern Islamic Boarding School Muhammad Hamdani; Kamariah Kamariah; Mahsur Mahsur; Ruwaida Ruwaida
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to investigate and analyze the problems associated with the development of Arabic speaking skills among the students of Pondok Pesantren Darul Muttaqin NWDI Perian, which uses a qualitative approach in the research methodology. With this approach, the research seeks to explore these issues through verbal analysis without utilizing statistical techniques. Primary and secondary data were collected through a series of careful observations, interviews, and documentation. The findings of this study highlight the complexity of the challenges in developing Arabic speaking skills in a pesantren environment. The study identified two main aspects of problematic speaking skills, namely linguistic and non-linguistic aspects. The linguistic aspect includes rigidity and obstacles in Arabic speaking fluency among students, while the non-linguistic aspect involves factors such as lack of motivation from teachers, the tendency to use Indonesian in daily communication, and learning patterns that tend to be monotonous. Through this research, it is hoped that a deeper understanding of the challenges in developing Arabic speaking skills in pesantren will be achieved. The practical implications of this study include the importance of improving learning strategies that focus on improving speaking skills, as well as the need for higher motivation for teachers to face this challenge. This research is expected to make a valuable contribution to curriculum development and more effective learning strategies in Islamic educational institutions.
Implementation of Knowladge Managemet System for Students at Tebuireng Jombang Islamic Boarding School Erik Junaidi; Naimah Naimah; Mahsur Mahsur; Muhammad Zaenul Lael
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge management merupakan satu pendekatan yang bertumpu pada pemahaman bahwa tugas organisasi, dalam hal ini organisasi sekolah, adalah memahami dengan baik bagaimana dan kapan penciptaan pengetahuan harus didukung, bagaimana menggunakan akumulasi pengetahuan yang sudah tercipta sehingga pengetahuan tersebut dapat meningkatkan produktifitas.Dalam penelitian ini menggunakan studi literature, dimana objek penelitian ini adalah bagaimana knowladge manajemen sistem terhadap santri di pesantren tebuireng jombang. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dari jurnal/artikel, buku teks dan priodical. Analisis data dilakukan dengan membaca, mengumpulkan, mengutip, menyimpulkan dan menginterprestasikan hasil yang diperoleh.Pesantren Tebuireng merupakan salah satu pesantren tertua dan paling berpengaruh di Indonesia. Sebagai pesantren besar, cakupan pengetahuan atau ilmu yang diajarkan di Pesantren Tebuireng cukup luas dan komprehensif. Berikut adalah bidang-bidang ilmu yang umumnya dipelajari di Pesantren Tebuireng: 1. Ilmu Agama Islam: Al-Qur''an dan Tafsir, Hadits dan Ilmu Hadits, Aqidah dan Tauhid, Fiqih atau Hukum Islam, Akhlak dan Tasawuf, Sejarah Islam 2. Bahasa Arab: Nahwu (Tata Bahasa Arab), Sharaf (Morfologi Arab), Balaghah (Retorika Arab), Kemahiran membaca, menulis, dan berbicara Bahasa Arab 3. Ilmu-ilmu Keislaman Klasik (Dirasah Islamiyah): ushul Fiqih, Ilmu Kalam (Teologi Islam), Mantiq (Logika), Falak (Astronomi Islam) 4. Ilmu-ilmu Umum: Matematika, Sejarah, Geografi, Bahasa Indonesia atau Bahasa Daerah 5. Keterampilan dan Keilmuan Lainnya: Khitobah (Pidato), Qiro''ah (Seni Baca Al-Qur''an),Peimplimentasian KMS di Pesantren Tebuireng melibatkan berbagai aspek, seperti identifikasi sumber-sumber pengetahuan, pengembangan infrastruktur teknologi informasi yang mendukung, pelatihan sumber daya manusia, serta pembuatan kebijakan dan prosedur yang mengatur pengelolaan pengetahuan seperti menerapakan atau mangajarkan terhadap santri ilmu agama, bahasa arab, ilmu-ilmu keislaman klasik, ilmu-ilmu umum dan Keterampilan dan Keilmuan Lainnya.