Sry Wahyuni
Universitas Negeri Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Exploring Student’s Obstacles in Learning Sry Wahyuni
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris telah berkembang menjadi isu penting dalam pendidikan saat ini. Kegagalan dalam pembelajaran akan memberikan hasil yang tidak maksimal. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengungkap hambatan-hambatan yang dialami oleh siswa dalam mempelajari bahasa Inggris. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menciptakan hambatan dalam mempelajari bahasa Inggris. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan metode kualitatif dimana wawancara sebagai instrumen utama. Partisipan adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Negeri Makassar. Enam partisipan terpilih menjadi sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat hambatan yang paling banyak dihadapi oleh siswa. Hambatan-hambatan tersebut adalah kurangnya minat; dipengaruhi oleh lingkungan kelas yang tidak menarik, kurangnya kemahiran guru dalam bahasa Inggris; ditandai dengan ketergantungan pada pendekatan berbasis buku teks dan instruksi lisan terbatas, kurangnya pengulangan; ditandai dengan belajar hanya ketika diperlukan, dan kurangnya motivasi; dipengaruhi oleh minat atau keingintahuan siswa. Hambatan-hambatan tersebut relevan dalam pengembangan pengajaran bahasa Inggris untuk menciptakan pembelajaran yang efektif.
Regular quizzes as a teaching device to boost students’ cognitive and affective behaviour Sry Wahyuni
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengisi kesenjangan pemahaman saat ini mengenai perilaku kognitif dan afektif dalam dunia pendidikan. Peneliti menggunakan desain metode QUAN-qual atau yang juga dikenal sebagai desain metode campuran eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester enam Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Makassar. Sampel penelitian berjumlah 38 mahasiswa yang terdiri dari dua kelas, yaitu 18 mahasiswa dari kelas A dan 20 mahasiswa dari kelas C. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara untuk mengetahui apakah penerapan kuis reguler dapat meningkatkan perilaku kognitif dan afektif mahasiswa atau tidak. Data dari kuesioner dianalisis secara manual sedangkan wawancara diuraikan untuk mendukung hasil analisis kuesioner. Hasil analisis data menunjukkan bahwa skor rata-rata mahasiswa kelas A adalah 64,05, sedangkan skor rata-rata mahasiswa kelas C adalah 65,44. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuis reguler dapat meningkatkan perilaku kognitif dan afektif mahasiswa.
Exploration of Elementary School Students' Perceptions of the Effectiveness of Storytelling in English Learning Ita Sarmita Samad; Sry Wahyuni; Hasriani G Hasriani G
Majesty Journal Vol. 7 No. 2 (2025): Digital Literacy_Language teaching_Artificial Intelligence in Higher Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/majesty.v7i2.9

Abstract

English learning in primary schools still faces the challenge of low student motivation and engagement. One approach that is considered effective to overcome this is storytelling, This study aims to explore students' perceptions of the use of storytelling methods in English language learning. This study uses descriptive quantitative approach with a survey method on 140 students in grades IV–VI SDN 013 Penajam. The instrument is a Likert scale questionnaire with 20 statements that cover two main dimensions: perceptions of the effectiveness of storytelling in English language learning and views on its social-emotional impact. Data were analyzed using descriptive statistics with the help of SPSS version 26 as well as thematic analysis for open-ended answers. The results showed that students had a very positive perception of the use of storytelling (M = 3.63). The highest aspect is storytelling that encourages imagination (M = 3.79), while the confidence aspect of speaking still needs to be strengthened. In addition to academic benefits, storytelling also increases empathy, cooperation, and the ability to express opinions. The qualitative analysis revealed four main themes: (1) learning becomes more enjoyable, (2) vocabulary comprehension increases, (3) courage and empathy develop, and (4) the expectation of more varied use of digital storytelling. Storytelling has been shown to be effective in improving motivation, contextual understanding, and social-emotional development of elementary school students. Therefore, the integration of storytelling and digital storytelling in the basic English curriculum is recommended as a humanistic, creative, and student-centered learning strategy.