Norliza Jamaluddin
Universitas Pendidikan Sultan Idris

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ALIH KODE, CAMPUR KODE, DAN IDENTITAS SOSIAL DALAM FILM YOWIS BEN SERIES: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Vioni Yohana Mayzahra; Kania Putri Niken Zarani; Syahrul Ramadhan; Elfia Sukma; Norliza Jamaluddin
Prakata: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Serta Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2025): Prakata: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Serta Pembelajaran
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/prakata.v2i1.207

Abstract

This research analyzes the phenomenon of code-switching and code-mixing and its relationship with social identity in the Yowis Ben series. This study aims to identify the forms of code-switching and code-mixing and explain how these language variations represent the social identity of the characters. The data in this study were collected using the listening technique (observation of conversations in the film) and the note-taking technique (transcripts of dialogs with code-switching and code-mixing elements). The results show that code-switching and code-mixing in Yowis Ben Series occur between Javanese, Indonesian, and English, which are influenced by situation, context, and social. The use of these language variations not only functions as a means of communication, but also reflects the character's identity, such as ethnicity, social class, and generation. This finding strengthens the view that language choice in interactions between characters in the Yowis Ben series can be a marker of the identity of a multilingual society.
Analisis Campur Kode dalam Lirik Lagu “Nyong Dari Timur” Karya Wita Sofi dan Juan Reza: Implikasi Sosial Dan Budaya Zahroh Salsabila Basir; Tiara Jayani; Syahrul Ramadhan; Elfia Sukma; Norliza Jamaluddin
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 3 (2025): In Press
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i3.75

Abstract

Fenomena campur kode merupakan gejala kebahasaan yang umum terjadi dalam masyarakat multibahasa dan kini banyak ditemukan dalam media hiburan, termasuk lirik lagu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan jenis campur kode, fungsi sosial dan makna budaya, serta faktor penyebab terjadinya campur kode dalam lirik lagu “Nyong dari Timur” karya Wita Sofi dan Juan Reza. Lagu ini menarik karena memadukan tiga bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Minang, dan bahasa dari kawasan Timur Indonesia (seperti dialek Ambon atau Papua), sehingga mencerminkan keragaman dan interaksi antarbudaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode baca dan catat. Data dianalisis dengan teknik reduksi, klasifikasi, dan interpretasi berdasarkan teori sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode dalam lirik lagu ini terdiri atas lima bentuk, yakni penyisipan unsur kata, frasa, klausa, idiom, dan reduplikasi. Setiap bentuk mencerminkan identitas kultural tokoh dalam lagu, memperkuat emosi, dan menjadi media komunikasi antar daerah. Faktor penyebab terjadinya campur kode meliputi latar belakang budaya penulis lagu, strategi ekspresif dan estetis dalam penciptaan karya, serta adanya kebebasan berbahasa dalam konteks nonformal. Kesimpulannya, campur kode dalam lagu ini tidak hanya memperindah estetika lirik, tetapi juga berfungsi sebagai representasi identitas, alat pemersatu budaya, dan refleksi dinamika sosial masyarakat Indonesia yang multikultural.