Pendidikan anak usia dini, khususnya pada jenjang Taman Kanak-kanak (TK), merupakan tahap fundamental dimana anak berada pada fase golden age (usia emas), ditandai dengan kemampuan belajar, rasa ingin tahu, serta daya imajinasi berkembang sangat pesat. Pada masa ini, anak cenderung belajar melalui pengalaman konkret dan visual. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik, interaktif, serta mampu menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat atau PkM ini mengangkat tema tentang inovasi flashcard yang dikombinasikan dengan augmented reality dengan bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di TK Al Ma’arif yang berlokasi di Jorong Purwajaya, Kenagarian Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. TK Al Ma’arif dipilih sebagai mitra PkM didasarkan pertimbangan bahwa sebagai lembaga pendidikan non-produktif, TK Al Ma’arif menghadapi berbagai tantangan pada aspek sosial ekonomi dan akses terhadap teknologi. Kondisi masyarakat sekitar yang sebagian besar berpenghasilan rendah berpengaruh terhadap keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan. Selain itu, akses terhadap media pembelajaran berbasis teknologi masih sangat terbatas, sementara kesempatan bagi guru untuk mengikuti pelatihan penggunaan teknologi pembelajaran juga belum memadai. Metode pelaksanaan pengabdian dirancang dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, sehingga mitra tidak hanya menjadi objek kegiatan, tetapi turut berperan sebagai subjek aktif dalam setiap tahap. Model yang digunakan mengacu pada prinsip andragogi dan Asset Based Community Development (ABCD). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru sebesar 32%, meningkatnya keterlibatan siswa, serta terciptanya suasana belajar yang lebih hidup. Program ini juga melahirkan produk nyata berupa flashcard bilingual kombinasi dengan AR, modul pelatihan, video dokumentasi, dan dukungan perangkat TV.