p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EDUKASI
Siti Marpuah
Tun Hussein Onn University of Malaysia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nurturing Anti-Corruption Culture through Pedagogical Strategies in Private Islamic Religious Universities in Tangerang Deden Saeful Ridhwan; Maemunah Maemunah; Ahmad Buchori Muslim; Siti Marpuah
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 23 No. 1 (2025): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v23i1.1651

Abstract

The anti-corruption education program initiated by the government and the Corruption Eradication Commission (KPK) involves various elements of institutions and ministries targeting its implementation in educational units ranging from basic education to higher education. Higher education institutions, both public and private, are the object of the implementation of this anti-corruption education. This study aims to explorethe strategy of Private Islamic Religious Universities (PTKIS) in Tangerang in nurturing anti-corruption culture in the institutions. This research was carried out through aqualitative approach employingfield studies at PTKIS in Tangerang. Data collection includedinterview, observation and documentation. Data was then analyzed descriptivelythrough the stage of individual case analysis and continues with multi-site analysis.The results of this study show that the nurturingof anti-corruption culture in PTKIS is carried out through several strategies. First, the integration of anti-corruption education in the curriculum, either as lecture material or as a separate course. Second, the internalization of anti-corruption values in campus life in the form of honesty, discipline, responsibility and integrity. Third, a credible and transparent financial management system through a centralized financial management system, transparency of financial management, and financial audits by professional and credible external parties.
Integrating Religious Moderation into the Merdeka Curriculum as a Behavioral Driver: A Correlational Analysis of Students’ Religious Discipline in Indonesian Madrasahs Mulyadi; Siti Marpuah
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 23 No. 3 (2025): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study examines the relationship between the integration of religious moderation in the Merdeka Curriculum and students’ religious discipline in Madrasah Aliyah Negeri in Indragiri Hilir, Riau. Although previous research has highlighted the normative alignment between curriculum policy and moderation values, limited studies have explained the mechanisms through which these values are internalized and translated into students’ disciplined religious behavior. This study addresses this conceptual gap by analyzing how curriculum implementation, school culture, and assessment practices interact to shape students’ religious discipline. A quantitative correlational design was employed using cross-sectional survey data collected from 375 students selected through proportional stratified random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics and Pearson's correlation to examine the strength and direction of relationships between variables. The findings show that both the integration of religious moderation and students’ religious discipline are at high levels. Statistical analysis indicates a positive and significant relationship between the ABSTRAK Penelitian ini mengkaji hubungan antara integrasi moderasi beragama dalam Kurikulum Merdeka dan kedisiplinan beragama siswa pada Madrasah Aliyah Negeri di Indragiri Hilir, Riau. Meskipun penelitian sebelumnya menyoroti keselarasan normatif antara kebijakan kurikulum dan nilai moderasi, masih sedikit studi yang menjelaskan mekanisme internalisasi nilai yang mendorong terbentuknya perilaku religius yang disiplin. Penelitian ini mengisi kesenjangan tersebut dengan menganalisis bagaimana implementasi kurikulum, budaya sekolah, dan praktik penilaian berinteraksi dalam membentuk kedisiplinan beragama siswa. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan data survei potong lintang yang dikumpulkan dari 375 siswa melalui teknik proportional stratified random sampling. Data diperoleh melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta korelasi Pearson untuk menguji arah dan kekuatan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi moderasi beragama dan kedisiplinan beragama siswa berada pada kategori tinggi. Analisis statistik mengungkapkan hubungan positif dan signifikan antara kedua variabel dengan koefisien korelasi moderat. Temuan ini juga menunjukkan bahwa nilai moderasi yang tertanam dalam proses pembelajaran, budaya sekolah, dan sistem penilaian berkontribusi pada konsistensi praktik keagamaan siswa. Penelitian ini menjadi kontribusi empiris bahwa moderasi beragama berfungsi sebagai mekanisme pembentuk perilaku, bukan sekadar nilai normatif kurikulum. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan strategi kurikulum berbasis moderasi dapat meningkatkan capaian pendidikan karakter dan merekomendasikan agar pengelola madrasah memperkuat budaya sekolah serta praktik penilaian yang mendorong internalisasi nilai.