Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penanaman Kecerdasan Musikal Dan Rasa Cinta Budaya Siswa Melalui Ekstrakurikuler Seni Karawitan Nunik Rahayu; Moh. Miftachul Choiri
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v5i2.5250

Abstract

Karawitan merupakan salah satu budaya warisan dari nenek moyang yang sudah sepantasnya untuk dikembangkan dan dilestarikan. Adanya perkembangan zaman menjadi salah satu faktor meredupnya eksistensi kesenian karawitan khususnya pada kalangan generasi muda saat ini. Untuk mencegah pudarnya kesenian karawitan, sekolah memiliki peran yang mendasar untuk mentransformasikan kesenian ini. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah tranformasi melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Melalui kegiatan ekstrakurikuler karawitan di sekolah diharapkan dapat menanamkan kecerdasan musikal dan rasa cinta budaya . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles, Huberman, dan Saldana dengan tahapan tahapan yaitu; pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teknik pengecekan keabsahan data melalui triagulasi sumber, dan triagulasi metode yang dilakukan selama proses penelitian serta dengan menggunakan pengamatan yang tekun atau teliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode penanaman kecerdasan musikal siswa melalui ekstrakurikuler seni karawitan, serta mengetahui upaya yang dilakukan sekolah dalam menanamkan rasa cinta budaya siswa melalui ekstrakurikuler seni karawitan
Pengarusutamaan Moderasi Beragama Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Dalam Membentuk Generasi yang Inklusif dan Berkarakter Helmina Kholifatul Maghfiroh; Moh. Miftachul Choiri; Ahmad Sulton
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 5 No. 2 (2025): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v5i2.5199

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari fenomena menurun karakter dan sikap toleran di kalangan generasi muda yang menjadi isu krusial dalam dinamika kehidupan sosial saat ini. Perkembangan teknologi, arus informasi yang tidak terfilter, serta minimnya pendidikan karakter yang aplikatif menjadi faktor dominan yang memengaruhi perilaku intoleran, individualistik, dan kurang empati antar generasi muda. Salah satu penyebab utamanya adalah pemahaman keagamaan yang semakin eksklusif. Moderasi beragama sebagai solusi mendorong sikap toleran, inklusif, dan penghargaan terhadap perbedaan, yang sejalan dengan tujuan pendidikan karakter dalam kurikulum merdeka. SMAN 1 dan MAN 1 Ponorogo merupakan sekolah umum dan juga sekolah berbasis madrasah yang didalamnya terdapat beragam kepercayaan pada peserta didik maupun pendidiknya. SMAN 1 dan MAN 1 Ponorogo sudah menerapakan P5 sejak tahun 2022/2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi P5 di SMAN 1 Ponorogo dan MAN 1 Ponorogo, Nilai-nilai moderasi beragama yang diarusutamakan melalui P5 di SMAN 1 Ponorogo dan MAN 1 Ponorogo, dan bagaimana implikasi dari pengarusutamaan nilai-nilai moderasi beragama melalui P5 dalam membentuk generasi yang inklusif dan berakarakter di SMAN 1 Ponorogo dan MAN 1 Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pendekatan kualiatatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kedua sekolah telah mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam berbagai tema P5, Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 mampu menjadi media yang efektif dalam mengarusutamakan nilai-nilai moderasi beragama yang dapat membentuk sikap toleransi, keterbukaan, serta semangat kebhinekaan sesuai dengan nilai karakter profil pelajar pancasila.