Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Sumber Daya Manusia di Lembaga Pendidikan Al-Ghozali Private Course Center (APCC) Ponorogo Rindy Lifia DF; Mukhibat; Dhinuk Puspita Kirana
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 02 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i02.2336

Abstract

Lembaga Pendidikan Al-Ghozali Private Course Center Jetis Ponorogo ini sangat mengutamakan kualitas dan keprofesionalan gurunya dalam mengajarkan siswa di rumah. Pengembangan guru secara konsisten adalah hal yang harus dipertahankan dan disamakan antara guru satu dengan guru yang lain, baik menyangkut latar belakang pendidikannya maupun menyangkut metodologis dan penguasaan strategi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Penelitian ini menghasilkan temuan:1) Prinsip yang dimiliki oleh APCC adalah semakin banyak job maka akan semakin sejahtera dan totalitas. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga informasi lowongan disebarkan di WhatsApp staf guru dan Instagram APCC. Dalam akun tersebut terdapat dokumentasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh APCC. Setelah memenuhi pemberkasan maka akan diinterview terlebih dahulu. Tahap selanjutnya akan ada pengenalan APCC terkait prosedur dan ciri khas paten yang dimiliki oleh APCC. Guru yang diterima akan diberikan lokasi private yang sesuai dengan alamat domisili. 2) Bentuk pengembangan pendidik melalui coaching conseling, mentoring, motivating, dan empowering. Dilihat dari proses mengajar, guru harus menerapkan metode funny learning, drilling method dan learning by doing serta memberikan rewarding kepada siswa yang kurang fokus.
Manajemen Program Takhasus dalam Meningkatkan Keterampilan Santri di Madrasah Miftahul Huda Mayak Tonatan Ponorogo Shally Hudayani; Mukhibat
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 02 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i02.2356

Abstract

Program Takhasus di Madrasah Miftahul Huda Mayak merupakan program yang memiliki keunikan yaitu memiliki program utama yaitu pengajaran kitab-kitab kuning yang mu’tabaroh hasil ijtihad ulama’-ulama’ besar Islam untuk memperluas ilmu pengetahuan santri yang berhubungan dengan ilmu keagamaan yang sudah diatur oleh madrasah, dan memiliki program penunjang yang bertujuan untuk mengembangkan potensi dan keterampilan yang bersifat mingguan, bulanan, tahunan dan kondisional yang diatur secara sistematis oleh organisasi Ikatan Santri Takhasus (Iksant). Penulisan ini dilatar belakangi oleh anggapan bahwa tidak semua santri atau lulusan pesantren akan menjadi kyai atau ulama, namun terjun ke pekerjaan di bidang lain, maka keahlian-keahlian seperti pendidikan keahlian dan keterampilan yang merupakan bagian dari skill perlu diberikan kepada santri sebelum santri terjun ke masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan, mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan program Takhasus di Madrasah Miftahul Huda Mayak Ponorogo, dan mengetahui implikasi program Takhasus dalam meningkatkan keterampilan santri di Madrasah Miftahul Huda Mayak. Metode penelitian yang digunakan adalah penulisan kualitatif dengan jenis penulisan studi kasus. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori Mattew B. Miles, A. Michael Huberman, dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program Takhasus di Madrasah Miftahul Huda Mayak melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, dan implikasi program kerja Takhasus dalam meningkatkan keterampilan santri adalah adanya peningkatan soft skill dan hard skill.