Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Al-Tarbiyah Al-‘Aqliyah ‘Inda Mahmud Yunus Wa Taṭbiqiha Bi Ma’had Al- Îman Al-Islamī Lil Banāt Ponorogo Basuki Basuki; Muhamad Asvin Andur Rohman; Abdul Kadir Ahmad; Siswoyo Siswoyo
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 5 No. 2 (2025): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v5i2.5440

Abstract

Tarbiyah Aqliyah merupakan upaya meningkatkan fungsi akal untuk berfikir melalui latihan-latihan secara teratur, agar akal bisa berfungsi dengan benar. Pimpinan Pondok Pesanten Al-Iman Putri Ponorogo telah melakakan latihan-latihan Tarbiyah ‘Aqliyah bagi santri yang merujuk pada pemikirian Mahmud Yunus dalam kitab al-Tarbiyah wa al-Ta’li>m. Kitab tersebut dijadikan kurikulum khusus untuk kelas 3-6, serta digunakan sebagai rujukan untuk mendasain kegiatan pendidikan di Pondok Pesantren Al-Iman Putri Ponorogo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripkan pemikiran Mahmud Yunus tentang Tarbiyah ‘Aqliyah, dan bagaimana implementasi pemikitran tersebut dalam kegiatan pendidikan di Pondok Pesantren Al-Iman Putri Ponorogo. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitaif ethnography melalui participant observation, peneliti telah menemukan lima konsep pemikiran Mahmud Yunus yang telah diimplemtasikan di Pondok Pesantren Al-Iman Putri Ponorogo terkait dengan Tarbiyah ‘Aqliyah, yaitu: (1) menumbuhkembangkan perasaan senang pada santri di awal tahun melalui kegiatan khutbatul iftitah; (2) melatih akal untuk memperhatikan sesuatu yang bisa diamati dengan indra dan memikirkannya serta melakukannnya melalui kegiatan ketrampilan menjahit; (3) menguatkan daya ingatan santri melalui kegiatan hafalan Al-Qur’an; (4) menguatkan daya intuisi santri melalui pelajaran mengarang dengan bahasa arab dan inggris; (5) melatih santri kelas 6 untuk berfikir sistematis melalui praktik mengajar berbahasa arab dan inggris yang merujuk pada buku “al-Tarbiyyah al-Amaliyah” karya Mahmud Yunus.
The Prophet Muhammad SAW Rahmatan lil Armalati wal Masakini: A Study of the Book of Rahmatan lil-'Ālamīn by Sa'īd bin 'Alī al-Qaḥṭānī Bakhrul Ilmi Dhul Fahmi; Basuki Basuki
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i3.512

Abstract

The vulnerability of widows (al-armalah) and the poor (al-masākīn) remains a significant challenge in contemporary social welfare, while the concept of Raḥmatan lil Armalati wal Masākīn has received limited scholarly attention as an Islamic social protection paradigm. This study examines the conceptual framework of protecting widows and the poor in Rahmatan lil-'Ālamīn by Sa'īd bin 'Alī al-Qaḥṭānī and its relevance to contemporary social welfare. Using a qualitative library research approach, data were collected from primary and supporting literature and analyzed through Krippendorff's qualitative content analysis with source triangulation. The findings reveal that al-armalah represents not merely a demographic category but a vulnerable group requiring integrated economic, social, and psychological protection. The practices of Prophet Muhammad SAW and the policies of Umar ibn al-Khaṭṭāb demonstrate a social protection model grounded in theological values, social ethics, empowerment, and public responsibility. The study's novelty lies in reconstructing Raḥmatan lil Armalati wal Masākīn as a conceptual framework that bridges prophetic values with contemporary social protection, providing a foundation for more inclusive, equitable, and sustainable welfare policies.
Analysis of The Objectives of Tarbiyah Al-Jismiyah According to Abdul Hamid Al-Zintani in The Book of Usus At-Tarbiyah Al-Islamiyah Avrizal Akhmad Setiawan; Basuki Basuki
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 12 No. 3 (2025): TARBIYAH WA TA'LIM November 2025
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v12i3.12048

Abstract

Abstrak Tarbiyah merupakan keniscayaan yang harus dilakukan oleh pendidik, meliputi Tarbiyah Jismiyah, Tarbiyah Ruhiyah, Tarbiyah Aqliyah, Tarbiyah Khuluqiyah, Tarbiyah Wujdaniyah, dan Tarbiyah Ijtima’iyah. Artikel ini akan menjelaskan At-Tarbiyah Al-jismiyah dalam proses pendidikan. Metode penelitian untuk menjelaskan pentingnya At-Tarbiyah Al-Jismiyah dalam artikel ini menggunakan penelitian kepustakaan atau library research. Sumber data utama yaitu kitab Usus At-Tarbiyah Al-Islamiyah fi as-Sunnah an-Nabawiyah karya Abdul Hamid Al-Shayid Al-Zintani. Dengan menggunakan analisis konten ditemukan bahwa tujuan At-Tarbiyah Al-Jismiyah Menurut Abdul Hamid Al-Zintani dalam kitab Usus At-Tarbiyah Al-Islamiyah fi as-Sunnah an-Nabawiyah ditemukan empat tujuan dari At-Tarbiyah Al-jismiyah, yaitu: (1) mengembangkan kesadaran akan pola makan sehat, (2) mendorong perhatian pada kebersihan individu dan lingkungan, (3) menyerukan perhatian pada kebugaran jasmani dan istirahat yang cukup, dan (4) menggunakan kekuatan dan kemampuan jasmani di jalan yang halal dan diridhoi Allah. Temuan ini diharapkan dapat menunjukkan pentingnya konsep At-Tarbiyah Al-Jismiyah menurut Al-Zintani dan dijadikan landasan konseptual bagi pendidik dalam mengintegrasikan pendidikan jasmani dalam kurikulum pendidikan Islam. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar tujuan At-Tarbiyah Al-Jismiyah diintegrasikan secara sistematis dalam kurikulum dan praktik pembelajaran pendidikan Islam guna mendukung pembentukan peserta didik yang sehat, cerdas, dan berakhlak. Kata kunci: Al-Zintani, At-Tarbiyah Al-jismiyah, Tarbiyah Jismiyah Abstract Tarbiyah is a necessity that must be carried out by educators, encompassing three main aspects: Tarbiyah Jismiyah, Tarbiyah Ruhiyah, Tarbiyah Aqliyah, Tarbiyah Khuluqiyah, Tarbiyah Wujdaniyah, and Tarbiyah Ijtima’iyah. This article focuses on explaining At-Tarbiyah Al-Jismiyah within the educational process. The research method used to elaborate on the importance of At-Tarbiyah Al-Jismiyah is library research. The primary data source is the book Usus At-Tarbiyah Al-Islamiyah fi as-Sunnah an-Nabawiyah written by Abdul Hamid Al-Shayid Al-Zintani. Using content analysis, it was found that the objectives of At-Tarbiyah Al-Jismiyah according to Abdul Hamid Al-Zintani in the mentioned book consist of four main goals: (1) developing awareness of healthy eating habits, (2) encouraging attention to personal and environmental cleanliness, (3) promoting concern for physical fitness and adequate rest, and (4) using physical strength and abilities in a halal and Allah praised way. This study is expected to demonstrate the importance of Al-Zintani’s concept of At-Tarbiyah Al-Jismiyah and to serve as a conceptual foundation for educators in integrating physical education into the Islamic education curriculum. Therefore, this study recommends that the objectives of At-Tarbiyah Al-Jismiyah be systematically integrated into the curriculum and instructional practices of Islamic education to support the development of students who are healthy, intellectually capable, and possess good moral character. Keywords: Al-Zintani, At-Tarbiyah Al-jismiyah, Tarbiyah Jismiyah
Study of Learning Methods According to Ibrahim Utsman Muthari' and Washif Aziz in the Book Al-Tarbiyah Al-'Amaliyyah Wa Usus Ṭuruq Al-Tadris Yessi Septiliani; Basuki Basuki; Nur Kumilatin; Enny Uswiyati
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 9 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v9i1.9843

Abstract

Learning methods are a key component in creating instructional effectiveness. This study aims to explore the concept of learning methods, as presented by Ibrahim Utsman Muthari and Washif Aziz in the book Tarbiyatul Amaliyah Wa Usus Turuq At Tadris, as a solution to low student participation and educator dominance in the contemporary education system. This study is a library research using content analysis techniques on primary sources and related secondary literature. The results show that learning effectiveness depends on the synergy between classical pedagogical values ​​and adaptive methodological innovation. Four main methodological pillars are identified: discourse, democratic discussions, systematic problem-solving, and collaborative project-based learning. The application of these methods not only increases intellectual absorption but also equips students with social-emotional intelligence and independence. The implications of these findings emphasize that the quality of education must be redefined as a meaningful learning process oriented towards character building and practical skills. The integration of the ideas in this book provides a strategic framework for educators to create an inspiring and student-centred learning environment.
Al-Tarbiyah Al-‘Aqliyah ‘Inda Mahmud Yunus Wa Taṭbiqiha Bi Ma’had Al- Îman Al-Islamī Lil Banāt Ponorogo Basuki Basuki; Muhamad Asvin Andur Rohman; Abdul Kadir Ahmad; Siswoyo Siswoyo
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 5 No. 2 (2025): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v5i2.5440

Abstract

Tarbiyah Aqliyah merupakan upaya meningkatkan fungsi akal untuk berfikir melalui latihan-latihan secara teratur, agar akal bisa berfungsi dengan benar. Pimpinan Pondok Pesanten Al-Iman Putri Ponorogo telah melakakan latihan-latihan Tarbiyah ‘Aqliyah bagi santri yang merujuk pada pemikirian Mahmud Yunus dalam kitab al-Tarbiyah wa al-Ta’li>m. Kitab tersebut dijadikan kurikulum khusus untuk kelas 3-6, serta digunakan sebagai rujukan untuk mendasain kegiatan pendidikan di Pondok Pesantren Al-Iman Putri Ponorogo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripkan pemikiran Mahmud Yunus tentang Tarbiyah ‘Aqliyah, dan bagaimana implementasi pemikitran tersebut dalam kegiatan pendidikan di Pondok Pesantren Al-Iman Putri Ponorogo. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitaif ethnography melalui participant observation, peneliti telah menemukan lima konsep pemikiran Mahmud Yunus yang telah diimplemtasikan di Pondok Pesantren Al-Iman Putri Ponorogo terkait dengan Tarbiyah ‘Aqliyah, yaitu: (1) menumbuhkembangkan perasaan senang pada santri di awal tahun melalui kegiatan khutbatul iftitah; (2) melatih akal untuk memperhatikan sesuatu yang bisa diamati dengan indra dan memikirkannya serta melakukannnya melalui kegiatan ketrampilan menjahit; (3) menguatkan daya ingatan santri melalui kegiatan hafalan Al-Qur’an; (4) menguatkan daya intuisi santri melalui pelajaran mengarang dengan bahasa arab dan inggris; (5) melatih santri kelas 6 untuk berfikir sistematis melalui praktik mengajar berbahasa arab dan inggris yang merujuk pada buku “al-Tarbiyyah al-Amaliyah” karya Mahmud Yunus.