Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Lean Project Management Dalam Pengembangan Sistem Automasi Rumah Pompa Ageng Putra Pratama; Muhammad Andik Izzuddin
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menghadapi tantangan pengelolaan air perkotaan, penerapan sistem automasi berbasis Internet of Things (IoT) menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi operasional rumah pompa. Penelitian ini mengusulkan penerapan metode Lean Project Management dalam pengembangan sistem automasi rumah pompa yang terintegrasi dengan aplikasi Floodviser, weather station, dan water level monitor. Metode ini bertujuan untuk mengurangi pemborosan sumber daya, meningkatkan efisiensi proses pengembangan, serta memastikan sistem bekerja secara optimal dalam memantau dan mengendalikan kondisi air. Penelitian ini diawali dengan identifikasi masalah dan analisis kebutuhan melalui studi literatur serta observasi di lapangan. Selanjutnya, dilakukan perancangan sistem dengan mempertimbangkan aspek teknis dan manajemen proyek yang efektif. Implementasi sistem melibatkan pengembangan perangkat IoT untuk pemantauan level air secara real-time, pengumpulan data cuaca, serta integrasi dengan aplikasi Floodviser sebagai pusat kendali informasi. Evaluasi kinerja dilakukan melalui pengujian fungsional dan analisis data, diikuti dengan optimasi berdasarkan prinsip Lean Project Management guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu mempercepat siklus pengembangan proyek, mengurangi inefisiensi dalam penggunaan sumber daya, serta meningkatkan keandalan sistem automasi rumah pompa dalam mendukung pengelolaan air perkotaan. Dengan demikian, penerapan Lean Project Management dalam proyek teknologi berbasis IoT berpotensi menjadi model yang dapat diterapkan di berbagai sektor industri untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan infrastruktur.
Evaluasi Kualitas SIPP Berdasarkan ISO/IEC 25010:2023 pada Instansi Jaminan Sosial Reyhan Dany; Muhammad Andik Izzuddin; Ilham Ilham
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i6.10140

Abstract

Abstrak - Sistem Informasi Pengelolaan Pelayanan (SIPP) berperan dalam mendukung digitalisasi layanan publik pada sektor jaminan sosial, sehingga kualitas sistem perlu dievaluasi untuk memastikan kesesuaian dengan standar perangkat lunak terkini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas SIPP berdasarkan standar ISO/IEC 25010:2023 menggunakan empat karakteristik utama, yaitu functional suitability, performance efficiency, interaction capability, dan flexibility. Pendekatan deskriptif kuantitatif diterapkan melalui kombinasi pengujian black box pada 20 fungsi inti, audit Google Lighthouse, kuesioner USE dengan 42 butir pernyataan, serta uji multi-browser. Sebanyak 30 pengguna aktif SIPP dilibatkan sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa functional suitability memperoleh nilai 100% (sangat berkualitas), performance efficiency 89,35% dengan waktu respons rata-rata 1,53 detik (sangat berkualitas), interaction capability 75,3% (berkualitas), dan flexibility 100% (sangat berkualitas). Secara keseluruhan, SIPP dapat dikategorikan berkualitas baik, namun masih memerlukan peningkatan pada dokumentasi pengguna, pesan kesalahan, dan dukungan bantuan interaktif untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara berkelanjutan.Kata kunci : ISO/IEC 25010:2023; SIPP; Sistem Informasi; Evaluasi Kualitas; Instansi Jaminan Sosial; Abstract - The Service Management Information System (SIPP) plays a key role in supporting the digitalization of public services in the social security sector; therefore, its quality must be evaluated to ensure compliance with current software standards. This study aims to evaluate the quality of SIPP based on the ISO/IEC 25010:2023 standard using four main characteristics: functional suitability, performance efficiency, interaction capability, and flexibility. A quantitative descriptive approach was employed through a combination of black box testing on 20 core functions, Google Lighthouse audits, the 42-item USE questionnaire, and multi-browser testing. A total of 30 active SIPP users participated as respondents. The findings indicate that functional suitability achieved 100% (excellent), performance efficiency scored 89.35% with an average response time of 1.53 seconds (excellent), interaction capability reached 75.3% (good), and flexibility achieved 100% (excellent). Overall, SIPP is classified as a high-quality information system; however, improvements are still required regarding user documentation, error messages, and interactive assistance to enhance user experience sustainably.Keywords: ISO/IEC 25010:2023; SIPP; Information System; Quality Evaluation; Social Security Agency;
Evaluasi Efektivitas Bot Scraping Google Maps dengan ITIL V3 Domain Service Operation M Eka Dzaky Ramadhany; Muhammad Andik Izzuddin; Ilham Ilham
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i6.10013

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas bot scraping Google Maps dalam mendukung layanan statistik pada sebuah lembaga penyedia data publik di Indonesia menggunakan kerangka ITIL V3 Service Operation. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Instrumen penelitian disusun berdasarkan lima domain utama ITIL V3, yaitu event management, incident management, problem management, request fulfillment, dan access management. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bot scraping berfungsi secara efektif dengan skor rata-rata 3,5. Domain Request Fulfillment memiliki skor tertinggi, menunjukkan kemampuan bot dalam memenuhi kebutuhan pengguna, sedangkan Problem Management memiliki skor terendah yang mengindikasikan perlunya peningkatan pada identifikasi akar penyebab masalah. Penerapan ITIL V3 terbukti membantu organisasi publik dalam mengoptimalkan kinerja layanan berbasis otomasi dan menjaga keandalan operasionalnya. Temuan ini menunjukkan pentingnya penerapan standar manajemen layanan TI untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan layanan digital di sektor publik.Kata kunci : ITIL V3; Service Operation; Bot Scraping; Google Maps; Manajemen Layanan TI; Abstract - This study aims to analyze the effectiveness of a Google Maps scraping bot in supporting statistical services at a public data provider in Indonesia using the ITIL V3 Service Operation framework. The method used is descriptive quantitative with data obtained through observation and interviews. The research instrument is structured based on the five main domains of ITIL V3, namely event management, incident management, problem management, request fulfillment, and access management. The results show that the scraping bot functions effectively with an average score of 3.5. The Request Fulfillment domain has the highest score, indicating the bot's ability to meet user needs, while Problem Management has the lowest score, indicating the need for improvement in identifying root causes of problems. The implementation of ITIL V3 has been proven to help public organizations optimize the performance of automation-based services and maintain operational reliability. These findings demonstrate the importance of implementing IT service management standards to improve the quality and sustainability of digital services in the public sector.Keywords: ITIL V3; Service Operation; Scraping Bot; Google Maps; IT Service Management;