Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Sosial dan Teknologi Informasi dalam Pengelolaan Kualitas Udara Perkotaan: Studi Kasus di Kota Jakarta dan Surabaya Nidaan Khofiya; Siti Azzahra Sumayya
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v6i2.4714

Abstract

Kualitas udara perkotaan merupakan isu krusial yang mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di kota-kota besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi informasi dan faktor sosial dalam pengelolaan kualitas udara di Jakarta dan Surabaya sebagai dua kota besar di Indonesia. Studi ini menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mengevaluasi dampak teknologi informasi terhadap pemantauan dan pengelolaan kualitas udara, serta bagaimana persepsi dan perilaku masyarakat mempengaruhi efektivitas kebijakan lingkungan. Data dikumpulkan melalui survei terhadap penduduk, analisis data kualitas udara dari stasiun pemantauan, dan wawancara dengan pejabat pengelola lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi, seperti aplikasi pemantauan udara dan sistem peringatan dini, telah meningkatkan kesadaran masyarakat dan respon terhadap kualitas udara yang buruk. Namun, ada perbedaan signifikan antara Jakarta dan Surabaya dalam hal integrasi teknologi dan partisipasi masyarakat, yang dipengaruhi oleh faktor sosial dan infrastruktur yang berbeda di masing-masing kota. Studi ini menyimpulkan bahwa sementara teknologi informasi dapat memfasilitasi pengelolaan kualitas udara dengan cara yang lebih efisien, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan kebijakan yang sesuai. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup peningkatan investasi dalam teknologi pemantauan, serta penguatan kampanye kesadaran lingkungan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal di Jakarta dan Surabaya. Kata kunci: Kualitas Udara, Teknologi Informasi, Sosiologi Masyarakat, Jakarta, Surabaya, Pengelolaan Lingkungan.
THE EMPOWERING THE YOUNG GENERATION THROUGH THE TOURISM AMBASSADOR COMPETITION TO ENHANCE THE TOURISM SECTOR AND STIMULATE NEW ECONOMIC GROWTH IN LEBAK REGENCY Nidaan Khofiya; Salsha Awalia; Ari Apriyansa
J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan) Vol. 10 No. 1 (2025): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : ipdn

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The tourism sector plays a crucial role in Indonesia's economy, including in Lebak Regency. Despite its abundant natural and cultural tourism potential, this sector has yet to be fully optimized. One effective strategy to strengthen the tourism sector is by engaging the younger generation in the development and promotion of tourist destinations. The Tourism Ambassador Competition serves as an effective means to cultivate a generation that is both aware of and capable of promoting their region’s tourism potential. This study aims to analyze the role of the Tourism Ambassador Competition in youth empowerment and its impact on tourism sector growth and new economic revival in Lebak Regency. This research employs a qualitative approach using a case study method. Data were collected through interviews with competition organizers, Tourism Ambassador participants, and local communities. Additionally, observations of competition activities were conducted to obtain a more comprehensive understanding. The findings indicate that the Tourism Ambassador Competition has positively influenced young people's awareness and involvement in the tourism sector. Participants not only develop communication and promotional skills but also act as change agents in introducing local tourist destinations. Furthermore, the presence of Tourism Ambassadors contributes to local economic growth by increasing the number of visitors. The Tourism Ambassador Competition has proven to be an effective initiative in strengthening the role of the younger generation as pioneers in revitalizing tourism in Lebak Regency. Through capacity-building efforts for participants, the tourism sector can expand more rapidly, create new economic opportunities, and enhance the well-being of local communities.
ANALISIS RESIKO BENCANA DI PESISIR PROVINSI BANTEN SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA Ari Apriyansa; Nidaan Khofiya
Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP) Jurnal Pemerintahan dan Keamanan Publik (JP dan KP) Vol. 7, No. 1, Februari 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jpkp.v7i1.5246

Abstract

Pesisir Provinsi Banten merupakan wilayah yang rentan terhadap berbagai bencana, seperti tsunami, banjir rob, dan abrasi. Tingginya aktivitas penduduk dan pembangunan infrastruktur di daerah ini meningkatkan risiko kerugian akibat bencana. Oleh karena itu, dibutuhkan analisis risiko bencana yang komprehensif untuk mendukung upaya mitigasi yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat risiko bencana di wilayah pesisir Provinsi Banten serta memberikan rekomendasi strategi mitigasi yang dapat diterapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis risiko berbasis kombinasi data sekunder dan survei lapangan. Data yang dianalisis mencakup peta kerentanan wilayah, sejarah bencana, dan faktor sosial ekonomi. Selain itu, wawancara dengan pemangku kepentingan lokal dilakukan untuk menggali kapasitas adaptasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah pesisir Banten memiliki tingkat risiko bervariasi, dengan beberapa daerah seperti Pandeglang dan Serang berada pada kategori risiko tinggi. Faktor utama penyebabnya antara lain kerentanan geografis, rendahnya kesadaran masyarakat, dan kurangnya infrastruktur mitigasi.   Kata Kunci: Mitigasi Bencana, Analisis Risiko Bencana, Pesisir Banten, Community Adaptation.
Strategi pengembangan pariwisata dalam meningkatkan perekonomian daerah kabupaten Subang Nidaan Khofiya; Salsha Awalia
Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah Vol 17 No 1 (2025): Innovative Governance
Publisher : Post Graduate School of Government Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jiapd.v17i1.5252

Abstract

Subang Regency is a region that has quite large tourism potential, facing challenges in developing the tourism sector to improve the local economy. The natural beauty, cultural sites, and rich traditions in the Subang Regency area have great potential to support economic growth, but suboptimal management hampers this potential. Therefore, it is important to formulate a tourism development strategy that can lead to improving the regional economy. This study aims to analyze tourism development strategies that can improve the regional economy of Subang Regency, by highlighting the potential, challenges, and solutions that can be applied. The method used in this study is a qualitative approach with a case study technique. Data were obtained through interviews with stakeholders, document analysis, and direct observation at several tourist attractions in Subang Regency. The data analysis technique used is a SWOT analysis to evaluate the strengths, weaknesses, opportunities, and threats in tourism development. The results of the study show that Subang Regency has quite large tourism potential, especially in the natural and cultural tourism sectors. However, there are several challenges, such as lack of infrastructure, low quality of human resources in the tourism sector, and less than optimal tourism promotion. The recommended strategies include improving the quality of infrastructure, training for tourism industry players, and strengthening regional promotion through digital media and cooperation with travel agents.
PERAN BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA (BNPB) DALAM KESIAPSIAGAAN PADA ZONA MEGATHRUST INDONESIA Nidaan Khofiya; Siti Azzahra Sumayya; Ananysa .
Jurnal Konstituen Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Konstituen
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jk.v7i1.5266

Abstract

Indonesia terletak di daerah rawan gempa dan tsunami, khususnya di zona megathrust seperti Selat Sunda dan Mentawai-Siberut. Potensi gempa besar memerlukan kesiapsiagaan yang matang guna mengurangi dampak bencana. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berperan penting dalam koordinasi dan pelaksanaan kebijakan mitigasi bencana di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran BNPB dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi gempa dan tsunami di zona megathrust, serta mengevaluasi efektivitas program-programnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis data sekunder melalui tinjauan dokumen kebijakan, laporan kesiapsiagaan, dan penelitian terkait mitigasi bencana. Hasil penelitian menunjukkan BNPB telah melakukan berbagai upaya, seperti edukasi, simulasi bencana, penyusunan rencana evakuasi, dan penguatan infrastruktur. Namun, masih terdapat tantangan dalam koordinasi antar instansi dan rendahnya kesadaran masyarakat. BNPB memiliki peran penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, tetapi diperlukan peningkatan koordinasi antar lembaga, kesadaran, serta partisipasi masyarakat. Selain itu perlunya kebijakan yang lebih komprehensif dan dukungan anggaran yang memadai untuk program kesiapsiagaan bencana.