Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kecerdasan Sosial Gen Z Dalam Berwisata dan Memanfaatkan Media Sosial Instagram Ratih Damayanti; Dian; Rezzi Nanda Barizki
VISIONER : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif Vol. 10 No. 1 (2023): Visioner : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif
Publisher : Institut Media Digital Emtek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65873/xajqcm06

Abstract

Jurnal ini membahas tentang kecerdasan sosial generasi Z dalam melakukan perjalanan wisata dan mempublikasikannya di Instagram. Kajian ini memaparkan tentang kecerdasan sosial mereka yang dinilai melalui perilaku mereka berpariwisata, berinteraksi dengan masyarakat sekitar dan memanfaatkan objek di lingkungan mereka untuk dapat dipublikasikan ke dalam akun media sosial pribadi mereka. Jurnal ini dilakukan dengan menggunakan analisis teori Albercht tentang 4 aspek dimensi kecerdasan sosial yaitu ; empati, kemampuan membawa diri, radar situasi , kejelasan dan otensitas. Rekomendasi yang dapat diberikan dari jurnal ini bagi para pengelola objek wisata baik pemerintah, masyarakat lokal setempat dan instansi pengelola swasta memahami hal apa yang membuat generasi Z ini tertarik mengunjungi suatu objek wisata kemudian mempublikasikannya melalui akun media sosial mereka, yaitu Instagram
Mendesain Program Televisi Talk Show Serious Discussion Menggunakan Rumus Creative Eduard Yusiatie; Rusman Latief; Dicki Bagus Chandra; Dian
VISIONER : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif Vol. 11 No. 1 (2024): Visioner : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif
Publisher : Institut Media Digital Emtek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65873/reqrxs14

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang proses desain produksi program televisi talk show jenis serious discussion menggunakan rumus Eduard yang fokus pada desain format dan target audiens sebagai dasar kreativitas merumuskan desain program. Rumus Eduard adalah rumus yang diperkenalkan Rusman Latief dan Yusiatie Utud dalam Buku “Kreatif Film Iklan Layanan Masyarakat Era Digital” Rumus ini, dapat diaplikasikan untuk mendesain produksi film Iklan Layanan Masyarakat (ILM), namun, rumus ini juga dapat digunakan untuk mendesain program televisi khususnya program talk show. Tujuan dari penelitian, selain untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang desain produksi program televisi, bagi pekerja di industri televisi, para sineas, mahasiswa jurusan perfilman dan penyiaran multi media, juga diharapkan dapat menjadi salah satu metode kreatif dalam merumuskan desain produksi program televisi yang lebih mengakomodasi kepentingan audiens untuk mendapatkan informasi dan hiburan yang sehat dan bermanfaa Ada pun alasan melakukan penelitian ini, karena dalam proses desain produksi program televisi selama ini, selalu menggunakan pendekatan segmentasi, yaitu demografis, geografis, dan psikografis. Di era teknologi digital ini, kurang efektif lagi. sehingga dibutuhkan pendekatan lain sebagai pendamping agar desain program lebih tepat pada target audiensnya. Selain itu untuk pemicu kreativitas dalam desain kemasan program. Penelitian ini, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi dokumen (document study). Mengumpulkan informasi dan data dari berbagai sumber di antaranya, buku, media online, jurnal ilmiah dan lainnya. Didukung juga dengan pendekatan pengamatan alami (natural observation), melakukan pengamatan menyeluruh pada objek penelitian. Dari penelitian ini, ditemukan bahwa dalam mendesain program televisi talk show serious discussion, pendekatan rumus Creative Eduard, dapat menjadi salah satu pilihan pendamping pendekatan segmentasi untuk mendapatkan unsur-unsur kreatif kemasan dan juga agar lebih focus pada target sasaran audiens program. 
OPTIMALISASI VIDEOGRAFI TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS KONTEN YOUTUBE INFOPOP GERAKAN TURUN TANGAN Adrian Ingratubun; Dian; Rindu Arif Fatwa
VISIONER : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif Vol. 11 No. 2 (2024): Visioner : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif
Publisher : Institut Media Digital Emtek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65873/5vshv302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan optimalisasi peran videografer dalam meningkatkan kualitas konten Infopop di kanal YouTube Gerakan Turun Tangan. Sebagai platform berbasis informasi, Infopop memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan sosial melalui visualisasi yang menarik dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengevaluasi proses produksi konten, mulai dari tahap pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan videografer dan tim kreatif, serta analisis konten video yang telah diunggah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi kemampuan teknis videografer, seperti komposisi visual, pengaturan pencahayaan, dan alur cerita yang terstruktur, secara signifikan berkontribusi pada peningkatan kualitas konten. Temuan ini juga mengungkapkan bahwa kolaborasi erat antara videografer dan tim kreatif berkontribusi pada narasi yang lebih baik dalam menyampaikan pesan Gerakan Turun Tangan. Selain itu, kolaborasi antara videografer dan tim kreatif terbukti mampu menciptakan konten yang lebih relevan dan menarik bagi audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Gerakan Turun Tangan telah menerapkan efisiensi sumber daya manusianya dengan melakukan optimalisasi peran Videographer pada pembuatan konten YouTube InfoPop. Namun dengan melakukan optimalisasi pun, sebuah tim tetap dapat bergerak mencapai tujuan bersama. 
Antara Imajinasi dan Realitas: Studi Kualitatif terhadap Persepsi Penonton terhadap Film Jumbo Dian
VISIONER : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif Vol. 12 No. 1 (2025): Visioner : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif
Publisher : Institut Media Digital Emtek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65873/k4h8qn13

Abstract

Film animasi Jumbo (2025) karya Ryan Adriandhy telah mencatatkan sejarah sebagai film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa, dengan lebih dari 9,6 juta penonton dan pendapatan lebih dari US$20 juta sejak dirilis pada 31 Maret 2025. Kesuksesan ini menandai tonggak penting bagi industri animasi Indonesia. Artikel ini bertujuan mengkaji persepsi penonton terhadap Jumbo melalui pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan penonton dari berbagai latar belakang, serta analisis komentar di platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penonton merespons film ini secara positif, terutama terhadap tema -tema seperti keberanian, persahabatan, dan pencarian jati diri yang dikemas dalam narasi fantasi yang relatable. Selain itu, nilai-nilai lokal dan representasi budaya Indonesia dalam film ini memperkuat keterhubungan emosional penonton dengan cerita. Studi ini menyoroti pentingnya konten lokal yang berkualitas dalam membangun identitas budaya dan memperkuat industri kreatif nasional.
THE INFLUENCE OF THE INDEPENDENT LEARNING CURRICULUM ON STUDENTS’ ENGLISH LEARNING ACHIEVEMENT Nurohmat Nurohmat; Dian; Sisca T. Gurning
JEELL (Journal of English Education, Linguistics and Literature) Vol. 12 No. 1 (2025): JEELL Volume 12 Number 1 February 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/jeell.v1201/21

Abstract

The aim of this study is to examine the impact of Indonesia's Independent Learning Curriculum (Merdeka Curriculum) on the English learning achievement of vocational school students in West Jakarta. A quantitative research approach, including standardized English proficiency tests and surveys, was employed to assess the differences in achievement. The results show that students under the Independent Learning Curriculum achieved significantly higher scores in English proficiency, particularly in speaking and writing, compared to those following the previous 2013 curriculum. The improved outcomes are attributed to the curriculum's flexibility, focus on 21st-century skills, and integration of technology. However, successful implementation depends on factors such as teacher quality, school facilities, and stakeholder involvement. This study contributes to the ongoing discourse on curriculum reform and its effects on student learning outcomes in vocational education in Indonesia.
STUDENTS’ ATTITUDES TOWARD ENGLISH AND THEIR ACHIEVEMENT IN SENIOR HIGH SCHOOL - A CORRELATION STUDY Nurohmat Nurohmat; Rewindinar; Dian
JEELL (Journal of English Education, Linguistics and Literature) Vol. 13 No. 1 (2026): JEELL Volume 13 Number 1 February 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/jeell.v13i1.124

Abstract

This study aims to analyze the relationship between students' attitudes toward English learning and their English achievement at the senior high school level. A quantitative correlational approach was employed, with a sample of 86 high school students in Jakarta selected via simple random sampling. Data were collected using a validated 20-item Likert-scale attitude questionnaire, measuring affective, cognitive, and conative components, and documentation of academic scores from semester report cards. Pearson correlation analysis revealed a significant positive relationship (r = 0.724, p = 0.001) between students' attitudes and their academic achievement. The findings suggest that positive attitudes, encompassing interest, motivation, and self-confidence, play a crucial role in enhancing English learning outcomes by potentially lowering the affective filter and increasing engagement. This study provides practical implications for pedagogical strategies, curriculum design, and school policy, emphasizing the need to foster positive affective domains in English language teaching to enhance learning quality in the Indonesian senior high school context.