Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Komunikasi Korporat Dalam Penyelesaian Krisis (Studi tentang Konflik Buruh di PT. Drydock World Graha Batam) Adrian Ingratubun; Reza Oktavian; Frisca Artinus
VISIONER : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif Vol. 10 No. 1 (2023): Visioner : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif
Publisher : Institut Media Digital Emtek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65873/3vrvfy66

Abstract

Setiap perusahaan harus mengantisipasi terjadinya krisis, karena dengan mengantisipasinya suatu perusahaan akan siap menghadapi krisis itu. Krisis dalam manajemen perusahaan merupakan suatu realitas yang harus dihadapi, ditanggulangi, dan dicari jalan pemecahannya agar tidak merugikan perusahaan itu sendiri. Kejadian musibah krisis yang menimpa setiap perusahaan, pihak manajemen tidak perlu takut dan bahkan dipandang sebagai hal yang normal, seperti resiko menghadapi suatu kerugian atau keuntungan dalam menghadapi persaingan bisnis yang menajam. Sangatlah penting bagi penulis untuk melihat permasalahan yang terjadi PT. Drydock World Graha Batam, terutama dalam menyelesaikan krisis melalui strategi komunikasi korporat, sehingga penelitian ini dapat dirumuskan untuk menjawab berbagai fenomena yang menyebabkan terjadinya krisis di PT. Drydock World Graha Batam; apakah ada hambatan-hambatan dalam menyelesaikan krisis tersebut; dan yang lebih penting adalah strategi apa yang digunakan dalam menyelesaikan krisis yang terjadi akibat konflik buruh di PT Drydock World Graha Batam. Masalah yang dirumuskan, ada beberapa tujuan yang ingin dicapai sehingga dapat menjawab dan menyelesaikan konflik yang dihadapi oleh PT Drydock World Graha Batam, antara lain, untuk mengetahui hal-hal apa saja yang menyebabkan terjadinya krisis di PT. Drydock World Graha di Batam; untuk mengetahui strategi komunikasi korporat yang digunakan dalam menyelesaikan krisis di PT Drydock World Graha Batam. Dari data penelitian yang penulis peroleh melalui wawancara dan pendekatan serta di pertajam melalui teori-teori, maka terdapat beberapa hal yang mendasari terjadi krisis di PT DWG, antara lain masalah ketenagaan kerjaan, adanya kesenjangan sosial, dan diskriminasi kepada para pekerja, seperti perbedaan gaji antara tenaga kerja Indonesia dan asing yang jauh berbeda sekali,. Selain itu juga perbedaan fasilitas, tunjangan-tunjangan dan pemotongan gaji oleh outsource.
OPTIMALISASI VIDEOGRAFI TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS KONTEN YOUTUBE INFOPOP GERAKAN TURUN TANGAN Adrian Ingratubun; Dian; Rindu Arif Fatwa
VISIONER : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif Vol. 11 No. 2 (2024): Visioner : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif
Publisher : Institut Media Digital Emtek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65873/5vshv302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan optimalisasi peran videografer dalam meningkatkan kualitas konten Infopop di kanal YouTube Gerakan Turun Tangan. Sebagai platform berbasis informasi, Infopop memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan sosial melalui visualisasi yang menarik dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengevaluasi proses produksi konten, mulai dari tahap pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan videografer dan tim kreatif, serta analisis konten video yang telah diunggah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi kemampuan teknis videografer, seperti komposisi visual, pengaturan pencahayaan, dan alur cerita yang terstruktur, secara signifikan berkontribusi pada peningkatan kualitas konten. Temuan ini juga mengungkapkan bahwa kolaborasi erat antara videografer dan tim kreatif berkontribusi pada narasi yang lebih baik dalam menyampaikan pesan Gerakan Turun Tangan. Selain itu, kolaborasi antara videografer dan tim kreatif terbukti mampu menciptakan konten yang lebih relevan dan menarik bagi audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Gerakan Turun Tangan telah menerapkan efisiensi sumber daya manusianya dengan melakukan optimalisasi peran Videographer pada pembuatan konten YouTube InfoPop. Namun dengan melakukan optimalisasi pun, sebuah tim tetap dapat bergerak mencapai tujuan bersama.