Maulida Afni
Program Studi Akuntansi Universitas Islam Al-Azhar, Mataram, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bandara dan Dinamika Penerbangan untuk Pengembangan Bisnis Kepariwisataan di Kepulauan Lombok–Sumbawa Nazhifa Husnina; Maulida Afni; Karina Juniarti Utami; Herie Saksono
ALETHEIA: Jurnal Sosial & Humaniora, Inovasi, Ekonomi, dan Edukasi Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Penerbit Indocamp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63892/aletheia.1.2024.117-128

Abstract

Transportasi udara memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi di wilayah kepulauan, namun masih terbatasnya kajian komprehensif mengenai hubungan antara dinamika arus penerbangan dan penumpang dengan bisnis kepariwisataan menciptakan kesenjangan pengetahuan yang perlu dijawab. Studi ini bertujuan menganalisis pola dinamika arus penerbangan dan penumpang di tiga bandara NTB selama periode 2014-2023 serta implikasinya terhadap pengembangan bisnis kepariwisataan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitis, studi ini menganalisis data sekunder dari BPS Provinsi NTB menggunakan formula Compound Annual Growth Rate (CAGR) untuk mengidentifikasi tren pertumbuhan jangka panjang. Hasil analisis menunjukkan adanya kesenjangan konektivitas signifikan antarbandara di NTB, dengan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menunjukkan transformasi menjadi hub penerbangan regional yang ditandai peningkatan penumpang transit (CAGR 15,326%), sementara mengalami penurunan penerbangan dan penumpang internasional. Kontras terjadi di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III yang mengalami pertumbuhan signifikan arus penumpang domestik (CAGR 7,073%) meski terjadi penurunan arus penerbangan. Selain itu, delapan implikasi strategis teridentifikasi meliputi konsentrasi bisnis pariwisata di Lombok, potensi pengembangan bisnis di Sumbawa, tantangan konektivitas internasional, peluang pengembangan BIZAM sebagai hub logistik, perlunya optimalisasi infrastruktur, pentingnya integrasi transportasi multimodal, adaptasi terhadap perubahan pola perjalanan pasca-pandemi, dan pemanfaatan teknologi digital untuk pariwisata berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan perlunya pendekatan terpadu dalam pengembangan konektivitas udara yang merata dan berkualitas sebagai faktor kunci dalam meningkatkan aksesibilitas destinasi, menarik investasi, dan menciptakan peluang bisnis dalam ekosistem pariwisata kepulauan NTB.