Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI HUKUM HAK ULAYAT MELALUI SOSIALISASI PARTISIPATIF PADA MASYARAKAT ADAT DI PULAU DAMER, KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Fernando Tantaru; Fenty Madelin Madubun; Sisilia Marselina Taihuttu
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat adat di Pulau Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya, masih mempertahankan sistem hukum adat berbasis hak ulayat sebagai bagian penting dalam kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat. Namun, minimnya literasi hukum, lemahnya dokumentasi batas wilayah adat, serta meningkatnya dinamika pembangunan berpotensi menimbulkan kerentanan terhadap perlindungan hak ulayat masyarakat adat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat adat mengenai hak ulayat dan perlindungan masyarakat adat melalui pendekatan sosialisasi partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di Desa Ilih dan Dusun Bebar Barat pada November 2025 dengan melibatkan tokoh adat, perangkat desa, perwakilan marga, dan masyarakat setempat. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi partisipatif, studi kasus lokal, dan sesi tanya jawab interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan hak ulayat, urgensi dokumentasi wilayah adat, serta pentingnya musyawarah adat dalam penyelesaian konflik pertanahan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman masyarakat bahwa hukum adat dan hukum nasional dapat berjalan secara harmonis dalam melindungi hak masyarakat adat. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan sosialisasi berbasis kebutuhan lokal efektif dalam memperkuat literasi hukum masyarakat adat di wilayah kepulauan dan daerah 3T.
Pelatihan Penggunaan Mendeley Pada Penulisan Tugas Akhir Mahasiswa PSDKU Universitas Pattimura Michael Inuhan; Ratnah Kurniati; Fenty Madelin Madubun
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/3t0k6359

Abstract

Sebagian besar mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar di PSDKU Universitas Pattimura Kabupaten Maluku Barat Daya belum menggunakan aplikasi Mendeley dalam penulisan skripsi mereka karena ketidaktahuan dalam mengoperasikan fitur-fiturnya. Permasalahan ini berdampak pada kesulitan mahasiswa dalam menyusun kutipan dan daftar pustaka secara teratur serta meningkatkan risiko kekeliruan penulisan referensi. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan penggunaan Mendeley yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengelola referensi tugas akhir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas program pelatihan Mendeley terhadap pengetahuan mahasiswa dalam mengoperasikan dan mengintegrasikan referensi pada karya ilmiah.  Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Service Learning yang mencakup tiga tahapan utama yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa yang signifikan, terlihat dari kenaikan nilai rata-rata dari 56,25 pada pretest menjadi 82,81 pada posttest. Berdasarkan analisis statistik menggunakan uji N-Gain, diperoleh nilai sebesar 0,6 yang menempatkan efektivitas pelatihan ini pada kriteria sedang. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kemampuan mahasiswa sehingga mereka terampil mengoperasikan Mendeley, membuat akun, serta melakukan sitasi secara digital untuk meminimalkan praktik plagiarisme.
Developing ethnomathematics-based digital quizzes with gamification on the blooket platform Ratnah Kurniati MA; Michael Inuhan; John Nandito Lekitoo; Fenty Madelin Madubun; Arche Febry Bonara; Jafrandi Jonsen Reiwuty; Novania Sawo
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v11i2.27280

Abstract

This study describes the development of an ethnomathematics-based digital quiz combined with a cultural context that was developed by applying the 4D methods of instruction (Define, Design, Develop, Disseminate). Focusing on the concept of number patterns, the quiz integrates local cultural elements from 3T regions such as weaving motifs, ceremonial structures, and traditional rituals to enhance relevance and engagement. The quiz items were designed to suit the Blooket platform, emphasizing short narratives, age-appropriate cognitive levels, and engaging gamification features that promote active learning. Validation results confirmed that the quiz items were content-valid, instructionally effective, and practical for classroom use. Limited trials demonstrated that the media significantly increased student motivation and engagement, particularly when mathematical concepts were presented through culturally familiar formats. Feedback from teachers and students indicated that the quiz holds promise as an inclusive and adaptive formative assessment tool, responsive to the realities of education in remote areas. The study recommends expanding the media to include a broader range of mathematical topics and cultural representations from across Indonesia. Integration with complementary learning resources such as thematic modules or game-based activity sheets, may further enhance its function as both an evaluation tool and a medium for independent, enjoyable learning. To ensure successful implementation, targeted teacher training in gamification strategies is essential, especially in schools with limited digital access.