Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Antropolinguistik Makna Suluk dan Penggunaan Istilah Bahasa dalam Prosesi Ngunduh Patirtan Belik Naga Fradam Hadi Suseno; Hemi Nur Azizah; Heny Sulistyowati
Journal of Education Research Vol. 7 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i3.3933

Abstract

Ngunduh patirtan  Belik Naga merupakan tradisi sebagai warisan budaya yang mencerminkan hubungan bahasa, kepercayaan, dan konteks sosial. Tujuan penelitian ini menganalisis penggunaan istilah bahasa dan makna kultural suluk dalam prosesi Ngunduh patirtan  Belik Naga menggunakan kajian antropolinguistik. Metode dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Data berupa kata, kalimat dalam suluk melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap narasumber, yaitu dua kasepuhan dan dua kanoman. Analisis data pada aspek morfologi, semantik, makna leksikal, etimologi, dan makna kultural suluk melalui tahap reduksi data, penyajian data dengan cara identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosesi Ngunduh patirtan  Belik Naga terdiri dari tiga prosesi, yaitu Mbeber Wayang, Ngunduh, dan Kirab Matirtan. Istilah dalam prosesi menunjukkan adanya proses morfologi, semantik, makna leksikal, dan etimologi menggambarkan identitas budaya. Makna kultural dalam suluk mengandung makna permohonan izin, penghormatan kepada leluhur, dan ungkapan Syukur. Penelitian ini menunjukkan bahasa sebagai alat komunikasi, media pelestarian budaya, spiritual, dan kearifan lokal sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap kajian antropolinguistik.
Pendampingan Penggunaan Game Edukasi pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Penguatan Profil Pancasila Siswa berbasis Self Regulated Learning Akhmad Sauqi Ahya; Heny Sulistyowati; Henky Muktiadji; Hemi Nur Azizah
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i1.26544

Abstract

Era Society 5.0 merupakan era yang mana aktivitas sehari-hari manusia dibantu dengan kecanggihan media teknologi. Hal ini juga berdampak positif pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. Berbagai perkembangan teknologi telah membantu para guru untuk berinovasi pada media evaluasinya untuk mengetahui ketercapaian siswa atas pembelajaran yang dilalui dan kemandirian dalam menyelesaikan masalah pembelajaran. Fakta ini berbeda dengan realita penurunan kemandirian siswa untuk untuk belajar Bahasa Indonesia saat ini dan hanya tergantung pada yang disampaikan guru sehingga berdampak menurunnya kemampuan self Regulated Learning. Realita ini juga terjadi pada siswa MI Al Adnani Kayangan dalam belajar Bahasa Indonesia yakni kurang mandiri belajar, tidak ada target, dan tidak ada strategi untuk meningkatkan kemampuannya. Dari fenomena ini, Solusi yang akan kami berikan untuk kegiatan Pengabdian bagi siswa MI Al Adnani yakni; 1) Pelatihan penggunaan game digital yakni Wordwall sebagai sarana digitalisasi media pembelajaran; 2) Pendampingan penggunaan Game sebagai upaya peningkatan Self Regulated Learning siswa. Target PKM ini adalah, Pembiasaan kemandirian siswa untuk menetapkan target dan strategi mencapai target capaiannya; dan Peningkatan hasil belajar, dan Penguatan profil Pancasila. Metode pelaksanaaan pengabdian ini yakni tiga tahap Observasi Awal, Pendampingan Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan Wordwall, dan Evaluasi hasil belajarnya. Hasil pendampingan ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa telah memperoleh hasil belajar di datas nilai Kriteria ketuntasan Minimal yakni 80.