Annisa Putri Ramadhini
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Resistensi Perempuan terhadap Norma Sosial: Sebuah Kritik Sastra Feminisme dan Sosiologis pada Novel Yuni Annisa Putri Ramadhini; Keti Wahdania; Ahmad Supena
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi perempuan dan bentuk-bentuk perlawanan terhadap nilai-nilai patriarki dalam novel Yuni karya Ade Ubaidil. Novel ini merepresentasikan sosok perempuan muda yang menghadapi tekanan sosial, terutama terkait tuntutan pernikahan dan pengabaian terhadap hak pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kritik sastra feminis dan sosiologis. Data dikumpulkan melalui teknik baca-catat terhadap kutipan narasi dan dialog dalam novel yang mencerminkan ketimpangan gender dan nilai patriarkal yang masih kuat. Hasil analisis menunjukkan bahwa tokoh Yuni digambarkan sebagai sosok yang berani melawan dominasi sosial, menolak pernikahan tanpa konsensus, dan mempertahankan hak atas pendidikan di tengah tekanan budaya yang konservatif. Selain itu, novel ini juga mengkritik konstruksi sosial terhadap perempuan yang direduksi menjadi peran domestik dan tunduk pada mitos-mitos tradisional seperti pamali. Melalui resistensi tokoh utama, novel Yuni menjadi medium sastra yang tidak hanya menyuarakan perjuangan perempuan, tetapi juga menawarkan kritik terhadap budaya patriarki yang membatasi kebebasan dan martabat perempuan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian sastra feminis dan kesadaran kritis akan pentingnya otonomi perempuan dalam menentukan pilihan hidupnya.
STUDI PSIKOLINGUISTIK: GANGGUAN SIGMATISMUS PADA PENGUCAPAN FONEM /S/ INDIVIDU DEWASA Annisa Putri Ramadhini; Keti Wahdania; Sundawati Tisnasari
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1647

Abstract

This study examines sigmatism, a speech disorder characterized by difficulties in pronouncing the phoneme /s/. A 20-year-old individual who has been experiencing sigmatism since the age of 5 serves as the case study. Employing a descriptive qualitative approach, data collection involves observation, recording, and note-taking during interviews. The research focuses on identifying the multifaceted factors contributing to sigmatism and the resultant phonetic variations. The findings indicate that a short tongue is a contributing factor to the sigmatism disorder in this case, leading to the production of /ch/ and /th/ sounds instead of /s/.