Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teks yang Mengutip dan Menggugat: Intertekstualitas Kematian Anda yang Tak Sia-Sia karya Alfian Dippahatang Faisal Oddang; Muslimat Muslimat; Andi Meirling AJ; Syahwan Alfianto Amir
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana teks hadir untuk mengutip dan menggugat dalam novel Kematian Anda yang Sia-Sia karya Alfian Dippahatang. Dalam novel, beberapa teks dibangun atas mozaik dari berbagai kutipan, penyerapan, dan transformasi atas teks lainnya. Teks adalah segala yang terbaca sebagai semesta latar cerita atau hipogram, baik secara aktual ataupun potensial. Gugatan pada laku tradisional, sanggahan untuk sistem nilai, dan interupsi untuk para moralis merupakan teks. Berdasarkan hasil kajian, terdapat upaya pengutipan sekaligus gugatan atas hipogram yang dilakukan Dippahatang. Konflik agraria dan perebutan lahan merupakan sesuatu yang dikutip dan diamplifikasi sementara stigma atas perempuan merupakan gugatan yang terang disuarakan.
Meningkatkan Kesadaran Bahasa Siswa melalui Pelatihan Variasi Bahasa pada Media di SMA Negeri 8 Bulukumba Nurhayati Nurhayati; Muslimat Muslimat; Faisal Oddang; Ilham Ilham; Syahwan Alfianto Amir; Andi Meirling AJ; Indarwati Indarwati
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.535

Abstract

Pelatihan Penggunaan Ragam Bahasa dalam Berbagai Media dilaksanakan di SMA Negeri 8 Bulukumba dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kompetensi siswa dalam menggunakan bahasa yang sesuai dengan konteks media komunikasi yang berbeda. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan bahasa tidak formal dan kurang sopan di media sosial, yang mencerminkan keterbatasan pemahaman siswa terhadap ragam bahasa formal serta etika komunikasi digital. Pelatihan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui beberapa tahap, yaitu pre-test, pemutaran video edukatif, penyampaian materi, diskusi kelompok, dan post-test. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif melalui tes, observasi, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa mengenai ragam bahasa formal dan informal, kesadaran mereka terhadap penggunaan bahasa santun di platform digital, serta minat mereka dalam menulis konten sastra atau edukatif. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi kebahasaan dan literasi digital siswa, serta berpotensi dikembangkan menjadi program literasi bahasa yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.