Rosliana Lubis
Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Wacana pada Talkshow Festival LIKE 2 dengan Tema “10 Tahun untuk Sustainabilitas”: Kajian Ekolinguistik Kritis Nurlaila Manja; Dwi Widayati; Rosliana Lubis
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1918

Abstract

Wacana lingkungan memiliki strategi komunikasi tertentu, salah satunya melalui penggunaan bahasa yang dihaluskan (eufemisme) guna menyamarkan atau menghindari makna yang lebih kasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji struktur wacana, identifikasi bentuk dan motif penggunaan eufemisme dalam Talkshow Festival LIKE 2. Jenis penelitian ini kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pada elemen teks, struktur makro (judul wacana yang menggambarkan isi talkshow wacana ), superstruktur (kerangka wacana tekanan suatu masalah, lalu menyampaikan informasi penting tentang upaya penyelesaiannya), pada struktur mikro (menggunakan istilah teknis, kalimat aktif, kata ganti yang membangun kesan kebersamaan, dan gaya pengungkapan menggunakan gambar). Berdasarkan klasifikasi Allan dan Burridge, bentuk eufemisme dalam Talkshow Konversi Motor Listrik terdiri atas pernyataan yang meremehkan (45%), pergantian pemain satu-untuk-satu (33%), pembicaraan yang berbelit-belit (11%), dan kesembronoan (11%). Sedangkan dalam Talkshow Minim Sampah ditemukan one-for-one substitutions (57%), understatement (15%), akronim (14%), dan sirkumlocutions (14%). Motif penggunaan eufemisme pada talkshow konversi motor listrik terdiri dari dua motif, yatitu penyembunyian fakta (2 data) dan reifikasi (1 data). Sedangkan pada talkshow minim sampah, motif yang muncul hanya berupa penyembunyian fakta (2 data).
Transformasi Novel The Architecture of Love karya Ika Natassa ke Film The Architecture of Love Sutradara Taddy Soeriaatmadja: Kajian Ekranisasi Nur Ridha Widya; Ikhwanuddin Nasution; Rosliana Lubis
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses ekranisasi yang terjadi pada novel The Architecture of Love karya Ika Natassa ke dalam bentuk film berjudul sama yang disutradarai oleh Teddy Soeriaatmadja. Fokus utama penelitian adalah pada transformasi peristiwa, unsur-unsur, serta alur cerita dari novel ke film. Selain itu, peneliti juga menganalisis struktur naratif dalam film guna mengungkap hasil dari proses adaptasi, termasuk penambahan tokoh dalam versi film. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan menggambarkan data berdasarkan perubahan yang terjadi dari teks novel ke media film. Penelitian ini mengacu pada teori ekranisasi yang dikemukakan oleh Pamusuk Eneste dalam bukunya Novel dan Film. Teknik analisis data meliputi penandaan bagian-bagian yang mengalami perubahan, reduksi data, serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya transformasi dalam struktur intrinsik dan naratif film, termasuk pengurangan, penambahan, serta variasi perubahan yang memengaruhi unsur dan alur cerita. Film The Architecture of Love mengalami cukup banyak modifikasi, bahkan memuat beberapa adegan yang tidak terdapat dalam novel. Meskipun demikian, film ini tetap berhasil menyampaikan esensi cerita yang ada dalam novel tanpa mengubah inti alurnya.