Asmara Yumarni
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno, Bengkulu, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Semiotika dalam Konten Inspirasi Ustadz Hanan Ataki Ranti Despita Sari; Asmara Yumarni; Wenny Aulia Sari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kajian semiotika dalam konten inspirasi yang disampaikan oleh Ustadz Hanan Attaki di media sosial, khususnya Instagram, dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Kajian difokuskan pada lima unsur utama, yaitu makna denotasi, konotasi, simbol, kode, dan konteks, serta dilengkapi dengan analisis bahasa mencakup diksi, struktur kalimat, gaya bahasa, dan aspek pragmatik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan studi pustaka. Sumber data primer diperoleh dari video konten dakwah Ustadz Hanan Attaki, sedangkan sumber sekunder berasal dari literatur terkait semiotika, komunikasi dakwah, dan analisis bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tataran denotasi, gaya berpakaian kasual dan penggunaan bahasa sederhana menjadi ciri khas dakwah beliau. Pada makna konotasi, penggunaan bahasa gaul dan visual yang menarik menciptakan kedekatan emosional dengan audiens, khususnya generasi muda. Simbol-simbol yang digunakan bersifat kontekstual dengan kehidupan sehari-hari, sedangkan kode yang muncul mengacu pada nilai-nilai keislaman dan budaya populer. Analisis bahasa menunjukkan pemilihan diksi yang komunikatif, kalimat singkat dan padat, gaya bahasa metaforis, serta nada tutur yang bersahabat. Kesimpulannya, keberhasilan dakwah Ustadz Hanan Attaki terletak pada kemampuannya memadukan pesan keagamaan dengan tanda, simbol, dan bahasa yang relevan dengan budaya audiens, sehingga pesan dakwah dapat diterima secara efektif di era digital.
Analisis Tindak Tutur Asertif dan Ekspresif pada Film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja Diana Pratiwi; Asmara Yumarni; Wenny Aulia Sari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2521

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur asertif dan ekspresif dalam film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja. Fokus penelitian mencakup dua rumusan masalah, yaitu bentuk tindak tutur asertif dan bentuk tindak tutur ekspresif yang digunakan para tokoh dalam film tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori tindak tutur John Searle. Data penelitian berupa dialog para tokoh dalam film yang dikumpulkan melalui metode simak dan catat, kemudian dianalisis berdasarkan konteks dan makna ilokusi. Hasil penelitian menunjukkan adanya 161 data tindak tutur asertif dan 105 data tindak tutur ekspresif. Tindak tutur asertif digunakan untuk menyampaikan fakta, klarifikasi, dan pernyataan kebenaran, sedangkan tindak tutur ekspresif digunakan untuk mengekspresikan perasaan, empati, dan sikap emosional. Kedua jenis tindak tutur tersebut berperan penting dalam membangun makna naratif dan pesan moral film. Secara keseluruhan, tindak tutur asertif menonjolkan nilai kejujuran dan tanggung jawab, sedangkan tindak tutur ekspresif mencerminkan empati dan kemanusiaan. Film Budi Pekerti merefleksikan komunikasi masyarakat modern yang tetap berpijak pada nilai-nilai moral dan budi pekerti