Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur asertif dan ekspresif dalam film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja. Fokus penelitian mencakup dua rumusan masalah, yaitu bentuk tindak tutur asertif dan bentuk tindak tutur ekspresif yang digunakan para tokoh dalam film tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori tindak tutur John Searle. Data penelitian berupa dialog para tokoh dalam film yang dikumpulkan melalui metode simak dan catat, kemudian dianalisis berdasarkan konteks dan makna ilokusi. Hasil penelitian menunjukkan adanya 161 data tindak tutur asertif dan 105 data tindak tutur ekspresif. Tindak tutur asertif digunakan untuk menyampaikan fakta, klarifikasi, dan pernyataan kebenaran, sedangkan tindak tutur ekspresif digunakan untuk mengekspresikan perasaan, empati, dan sikap emosional. Kedua jenis tindak tutur tersebut berperan penting dalam membangun makna naratif dan pesan moral film. Secara keseluruhan, tindak tutur asertif menonjolkan nilai kejujuran dan tanggung jawab, sedangkan tindak tutur ekspresif mencerminkan empati dan kemanusiaan. Film Budi Pekerti merefleksikan komunikasi masyarakat modern yang tetap berpijak pada nilai-nilai moral dan budi pekerti
Copyrights © 2025