Ferdinand Simbolon
Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Integrasi Tindak Tutur (Lokusi, Ilokusi, Perlokusi) dalam Drama “Tak Ada Bintang di Dadanya” Karya Hamdy Salad : Suatu Kajian Pragmatik Wanti Br Hombing; Mela E Ambarita; Verdi Chirstian Manalu; Juniati Br Togatorop; Ferdinand Simbolon
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2336

Abstract

This study explores the use of language in the play Tak Ada Bint This study explores the use of language in the play Tak Ada Bintang di Dadanya (No Star in His Heart) by Hamdy Salad using a pragmatic approach. The main focus of this study is the role of language as a means of communication as seen through locution, illocution, and perlocution. The purpose of this study is to describe how these three types of speech acts interact in the relationships between characters. The method applied is literary analysis by examining 20 dialogues that are considered important. The findings show that locution forms the basis of literal meaning in conversation, illocution conveys the meaning of the spoken sentence, while perlocution can have an emotional impact on the listener. The interconnection between these three aspects creates a complex communication dynamic, which reveals conflict, social criticism, and the affirmation of moral values regarding the dedication of teachers as a form of worship without expecting anything in return. ang di Dadanya (No Star in His Heart) by Hamdy Salad using a pragmatic approach. The main focus of this study is the role of language as a means of communication as seen through locution, illocution, and perlocution. The purpose of this study is to describe how these three types of speech acts interact in the relationships between characters. The method applied is literary analysis by examining 20 dialogues that are considered important. The findings show that locution forms the basis of literal meaning in conversation, illocution conveys the meaning of the spoken sentence, while perlocution can have an emotional impact on the listener. The interconnection between these three aspects creates a complex communication dynamic, which reveals conflict, social criticism, and the affirmation of moral values regarding the dedication of teachers as a form of worship without expecting anything in return.
Integrasi Tindak Tutur Ekspresif Pembeli Pada Ulasan Produk Parfum Scarlett Di Platform TikTok Shop : Suatu Kajian Pragmatik Muhammad Ali Hakim; Ratna Lolane Sianipar; Jesicha Naingggolan; Jesica Simanjorang; Erfanintiya Siringoringo; Ferdinand Simbolon
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2342

Abstract

Penelitian ini membahas tindak tutur ekspresif pembeli dalam ulasan produk parfum Scarlett di platform TikTok Shop dengan kajian pragmatik. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk tindak tutur ekspresif berupa ucapan terima kasih, permintaan maaf, dan ungkapan penyesalan yang dituturkan pembeli setelah melakukan transaksi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi, yaitu mengumpulkan data dari komentar atau ulasan pembeli pada toko resmi Scarlett Whitening di TikTok Shop. Data dianalisis melalui reduksi, klasifikasi sesuai kategori tindak tutur, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulasan positif berupa ucapan terima kasih berfungsi memperkuat kepercayaan dan mendorong minat calon pembeli. Sementara itu, tindak tutur ekspresif berupa permintaan maaf dan penyesalan mencerminkan bentuk kritik maupun keluhan yang dapat dijadikan evaluasi bagi penjual dalam meningkatkan kualitas produk dan layanan. Oleh karena itu, tindak tutur ekspresif pada ulasan pembeli tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga berperan sebagai media evaluatif yang memengaruhi citra toko dan keputusan calon pembeli di platform belanja daring/ online.
Strategi Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Dalam Konteks Penolakan Ajakan Teman di Lingkungan Kampus: Suatu Kajian Pragmatik Ribka Natalia Purba; Kania Amelia; Lestari Br Sinaga Sinaga; Karmelia Mahdalena Br Purba Purba; Ferdinand Simbolon
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2343

Abstract

Penelitian ini brtujuan untuk mengkaji strategi komunikasi interpersonal mahasiswa dalam menolak ajakan teman di lingkungan kampus. Penelitian ini dilakukan melalui metode kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 15 mahasiswa, ditemukan bahwa mahasiswa menggunakan berbagai strategi penolakan, mulai dari yang langsung seperti "nggak bisa" hingga tidak langsung seperti beralasan atau bercanda. Pemilihan strategi dipengaruhi oleh faktor hubungan sosial dan situasi kontekstual, di mana hubungan dekat cenderung mendorong kejujuran, sementara hubungan biasa-hati-hati agar tidak menyakiti perasaan teman. Hasil penelitian menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi sosial dan empati dalam komunikasi mahasiswa untuk menjaga hubungan sosial yang harmonis dan mengurangi potensi konflik. Strategi komunikasi yang sopan dan empatik menjadi kunci dalam proses penolakan yang efektif dan beretika di lingkungan akademik.
Analisis Tindak Tutur Dan Implikatur Pada Caption Instagram Publik Figur: Kajian Pragmatik di Media Sosial Yuliza Rahma Lubis; Kezia Erica Agave Agave; Ribka Esltin Sigab Sigab; Septi Permai Natasya Tambuna Tambuna; Ferdinand Simbolon
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2344

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pragmatik dalam Media Sosial: Kajian Tindak Tutur dan Implikatur pada Caption Instagram Publik Figur (Studi Kepustakaan)” yang bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur serta implikatur yang muncul dalam caption media sosial publik figur. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, di mana data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah yang relevan serta caption publik figur di Instagram dan TikTok seperti Raffi Ahmad, Najwa Shihab, Prilly Latuconsina, Tasya Farasya, dan Jerome Polin. Data dianalisis menggunakan teori tindak tutur (asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif) serta teori implikatur untuk mengungkap makna tersirat dalam tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publik figur menggunakan bahasa secara strategis untuk menyampaikan pesan, membangun kedekatan emosional, serta memengaruhi opini publik. Tindak tutur yang dominan adalah asertif dan ekspresif, sedangkan implikatur digunakan untuk menyampaikan pesan secara halus dan simbolik. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa caption media sosial bukan hanya sekadar sarana berbagi informasi, tetapi juga merupakan bentuk komunikasi pragmatik yang mencerminkan identitas, nilai, dan strategi citra diri publik figur di ruang digital.