Danisa Najwa Luthfiyyah
Universitas Siliwangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Strategi Membaca PQRST dalam Pembelajaran Membaca Teks Fiksi untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Peserta Didik Kelas S XI SMA Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Danisa Najwa Luthfiyyah; Vaneta Aulia Nursakha; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2589

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki peserta didik untuk mendukung proses pembelajaran. Namun, banyak peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami teks, khususnya teks fiksi yang menuntut kemampuan analisis, interpretasi, serta pengenalan unsur intrinsik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi membaca PQRST (Preview, Question, Read, Summarize, Test) dalam pembelajaran teks fiksi serta mengetahui peningkatan kemampuan membaca peserta didik setelah penerapan strategi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one group pre-test and post-test. Subjek penelitian terdiri atas 13 peserta didik kelas XI-4 SMA Muhammadiyah Kota Tasikmalaya. Data dikumpulkan melalui tes membaca teks fiksi yang mengukur aspek tema, alur, penokohan, latar, konflik, dan amanat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test adalah 70 dengan hanya 23% peserta didik yang mencapai KKM. Setelah diterapkan strategi PQRST, nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 82 dengan 76,9% peserta didik melampaui KKM. Peningkatan tampak terutama pada kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik dan memahami alur cerita. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi PQRST efektif digunakan dalam pembelajaran membaca teks fiksi dan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi peserta didik di tingkat SMA.
Jenis dan Fungsi Frasa Eksosentris dalam Berita Kompas.com tentang Prakiraan Cuaca BMKG: Kajian Sintaksis Rista Yulistina; Riska Hilma Destiana; Danisa Najwa Luthfiyyah; Iis Lisnawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2656

Abstract

Penelitian mengenai frasa eksosentris dalam teks berita masih cenderung berfokus pada identifikasi bentuk, sementara kajian yang mengaitkan jenis dengan fungsi sintaktis dalam konteks wacana spesifik, seperti berita prakiraan cuaca, masih terbatas. Padahal, teks berita cuaca memiliki karakteristik kebahasaan yang khas, terutama dalam penyampaian informasi yang bersifat temporal, spasial, dan kausal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis frasa eksosentris serta menjelaskan fungsi sintaktisnya dalam teks berita prakiraan cuaca BMKG yang dipublikasikan oleh Kompas.com. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode dokumentasi melalui teknik simak dan catat. Data berupa satu teks berita BMKG tentang potensi hujan pada tanggal 6–7 April 2026. Analisis dilakukan berdasarkan teori frasa eksosentris menurut Ramlan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi fungsi sintaktis dalam konteks kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis frasa eksosentris yang dominan, yaitu direktif, relatif, dan objektif. Frasa eksosentris direktif muncul paling dominan dan berfungsi menyatakan keterangan waktu, tempat, arah, dan sumber, yang mencerminkan kebutuhan teks dalam menyajikan informasi secara kontekstual. Frasa relatif digunakan secara terbatas untuk memperjelas dan membatasi referen, sedangkan frasa objektif berperan dalam menyampaikan proses, pengaruh, serta hubungan sebab-akibat. Sementara itu, frasa eksosentris predikatif tidak ditemukan dalam bentuk murni karena relasi predikatif lebih banyak direalisasikan dalam bentuk klausa. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan kajian sintaksis berbasis wacana dengan menunjukkan bahwa distribusi dan fungsi frasa eksosentris tidak hanya ditentukan oleh kaidah gramatikal, tetapi juga oleh kebutuhan komunikatif teks. Temuan ini memberikan perspektif baru dalam analisis sintaksis pada teks berita, khususnya dalam memahami keterkaitan antara struktur bahasa dan fungsi penyampaian informasi.