Kirani Putri Indresswari
Universitas Siliwangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kemampuan Membaca Teknik Mahasiswa melalui Praktik Membaca Dongeng “Mencari Sarang Semut” karya Kak Thifa Lilis Nurlaela; Kirani Putri Indresswari; Ai Siti Nurjamilah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2626

Abstract

Membaca teknik merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting dikuasai mahasiswa, terutama dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, karena keterampilan ini melibatkan kemampuan melafalkan tulisan dengan memperhatikan aspek suprasegmental seperti pelafalan, intonasi, tekanan, jeda, dan ekspresi. Namun, penelitian mengenai kemampuan membaca teknik mahasiswa, khususnya melalui penggunaan teks dongeng sebagai media latihan, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan membaca teknik mahasiswa tingkat dua melalui pembacaan dongeng “Mencari Sarang Semut”. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa rekaman video sepuluh mahasiswa yang membaca dongeng, yang kemudian dianalisis menggunakan rubrik penilaian membaca teknik dengan skala 1–4 pada lima aspek prosodi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca teknik mahasiswa secara umum berada pada kategori baik, dengan capaian tertinggi pada aspek pelafalan, diikuti oleh aspek tekanan dan jeda yang juga menunjukkan konsistensi penggunaan prosodi yang tepat. Aspek intonasi berada pada kategori baik tetapi masih ditemukan ketidaktepatan dalam penyesuaian nada dengan struktur kalimat. Sementara itu, aspek ekspresi menjadi capaian terendah, yang mengindikasikan bahwa mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menampilkan penghayatan, dinamika suara, dan pemaknaan emosional sesuai karakter dan suasana cerita. Temuan ini menunjukkan bahwa aspek mekanis membaca teknik lebih mudah dikuasai dibandingkan aspek ekspresif yang memerlukan latihan interpretatif dan dramatik. Secara keseluruhan, penggunaan dongeng terbukti relevan untuk melatih sebagian besar aspek membaca teknik, meskipun pengembangan aspek ekspresi memerlukan strategi pembelajaran tambahan yang lebih terarah.