Mimi Rosiska
Stikes Bina Insani Sakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Peran Perawat Dengan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Alam Banjir Di Puskesmas Rawang Tahun 2025 Mimi Rosiska; Sarni Yati; Reni Trevia; Laurensia
Nan Tongga Health And Nursing Vol. 20 No. 2 (2025): Nan Tongga Healt And Nursing
Publisher : Universitas Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59963/nthn.v20i2.484

Abstract

Nurses play a strategic role in flood disaster preparedness as they are the spearhead of health services in emergency situations, including providing initial aid, triaging victims, and maintaining continuity of services in the field. In addition to their clinical functions, nursing staff also play a role in educating the public regarding disaster prevention, mitigation, and management. This study aims to analyze the relationship between the role of nurses and flood preparedness at the Rawang Community Health Center in 2025. This quantitative study with a cross-sectional design involved 42 nurses as respondents using a total sampling technique. Data were collected through a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The results showed that of the 42 respondents, 30 (71.4%) had a good role, and the majority (54.8%) were considered prepared to face a flood disaster. Meanwhile, of the 12 nurses with a lesser role (28.6%), half (26.2%) showed low preparedness. The Chi-Square statistical test produced a p-value of 0.000, indicating a significant relationship between the role of nurses and flood preparedness. These results emphasize the importance of increasing capacity and disaster training for nursing staff so that it can be consistently applied in daily service practices.
Hubungan Kesiapsiagaan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Masyarakat Daerah Rawan Bencana Banjir Di Desa Tanjung Muda Kota Sungai Penuh Sarni Yati; Mimi Rosiska; Lovitri Lirma
Nan Tongga Health And Nursing Vol. 21 No. 1 (2026): Nan Tongga Healt And Nursing
Publisher : Universitas Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59963/nthn.v21i1.663

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia, termasuk di Desa Tanjung Muda, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh. Desa ini memiliki jumlah penduduk 1.289 jiwa dengan 403 kepala keluarga. Pada tahun 2024 tercatat terjadi lima kali kejadian banjir yang mengakibatkan 164 rumah terendam, 72 rumah mengalami kerusakan berat, dan 75 rumah mengalami kerusakan ringan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional, karena penelitian ini menguji hubungan antar variabel, serta memperbaiki penulisan statistic terutama pada pelaporan nilai p-vaue agar sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. Teknik simple random sampling terhadap 93 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kesiapsiagaan dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,2% responden memiliki tingkat kesiapsiagaan rendah dan 48,4% mengalami kecemasan berat. Uji statistik chi-square menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kesiapsiagaan masyarakat dengan tingkat kecemasan. Semakin rendah tingkat kesiapsiagaan masyarakat, maka semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialami. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi kesiapsiagaan berbasis komunitas untuk mengurangi dampak psikologis akibat bencana banjir.