Industri makanan ringan seperti kerupuk dan bawang goreng menghadapi tantangan dalam mengurangi kadar minyak berlebih pasca penggorengan. Penirisan manual terbuktu tidak efisien. membutuhkan waktu lama dan hasil yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji alat peniris minyak otomatis yang dilengkapi dengan timer dan dimmer untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi UMKM. Proses penelitian meliputi analisis kebutuhan, desain, pembuatan prototipe, uji coba, dan analisis hasil. Hasil menunjukkan bahwa mesin mampu meniriskan 2 kg bawang goreng dalam 2 menit dengan efisiensi 95,5% dan kerupuk 1 kg dalam waktu yang sama dengan efeuensi 97.5% Kecepatan penirisan mencapai 238,75 ml/kg/menit untuk bawang goreng dan 487,5 ml/kg/menit untuk kerupuk. Mesin ini terbukti meningkatkan kecepatan, kualitas hasil, dan menekan biaya tenaga kerja Dengan desain yang ergonomis dan sistem otomatis, alat ini sangat layak untuk mendukung produktivitas dan keberlanjutan UMKM pangan lokal. Kata kunci: peniris minyak, spinner otomatis, produktivitas, kerupuk, bawang goreng Abstract Industries of snacks such as crackers and fried onions face challenges in reducing excess oil content post-frying. Manual draining has proven to be inefficient, taking a long time and producing inconsistent results. This research aims to develop and test an automatic oil drainer equipped with a timer and dimmer to improve the efficiency and quality of MSME production. The research process includes needs analysis, design, prototyping, testing, and analysis of results. The results show that the machine is able to drain 2 kg of fried onions in 2 minutes with 95.5% efficiency and 1 kg of crackers in the same time with 97.5% efficiency. The draining speed reached 238.75 ml/kg/min for fried onions and 487.5 ml/kg/min for crackers. This machine is proven to improve speed, quality of results, and reduce labor costs. With an ergonomic design and automatic system, this tool is very feasible to support the productivity and sustainability of local food MSME