Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Gizi Seimbang Ibu Balita Pencegahan Stunting di Desa Dapur Kejambon Jombang Fitriana, Alfira; Stianto, Mitayakuna; Fatimah, Siti; Mahardika, Galih Puspita Citra; Lianawati, Feny; Fatma, Inge Devita
ABHIPRAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains Vol 2 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/abhipraya.v2i2.25091

Abstract

Stunting, atau sering disebut kekerdilan, adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan, mulai dari konsepsi hingga anak berusia dua tahun. Kondisi ini paling sering ditandai dengan tinggi badan anak yang jauh di bawah standar usianya. Dampak yang ditimbulkan jika anak mengalami stunting adalah dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu faktor penyebab terjadinya stunting adalah kurangnya pemahaman orang tua mengenai gizi seimbang bagi buah hatinya dan cara pengolahan makanan yang kaya akan gizi, sehingga secara tidak langsung dapat menyebabkan anak mengalami stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai gizi seimbang dalam upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan media leaflet, yang mencakup pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, penyampaian materi edukasi, dan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya kenaikan tingkat pemahaman ibu balita setelah mengikuti edukasi, yang ditunjukkan dengan nilai post-test yang lebih tinggiimana sebagian besar ibu menjawab dengan benar diatas 90% dari pertanyaan yang diajukan dibandingkan nilai pre-test yang hanya 40% pertanyaan yang dijawab dengan benar. Harapan kami dari kegiatan ini dapat ikut serta dalam upaya penurunan angka kejadian stunting melalui peningkatan pengetahuan mengenai pemberian makanan dengan gizi seimbang bagi balita.
Pengaruh pemberian bubur kacang hijau untuk meningkatkan berat badan balita dengan bawah garis merah Fitriana, Alfira; Stianto, Mitayakuna; Fatimah, Siti; Lianawati, Feny; Suroyya, Nadia Febrianti
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 6 No 02 (2026): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/tjpanx14

Abstract

Latar Belakang: Balita dengan bawah garis merah (BGM) adalah kondisi di mana berat badan balita tercatat berada di bawah garis merah pada Kartu Menuju Sehat (KMS). Hal ini mengindikasikan adanya permasalahan gizi yang dialami balita.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bubur kacang hijau terhadap peningkatan berat badan balita dengan status gizi di bawah garis merah (BGM) di Posyandu Desa Mojokrapak.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Pengambilan data diambil pada bulan Mei melibatkan 23 balita yang mengalami BGM di posyandu Desa Mojokrapak Kabupaten Jombang. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur berat badan balita dengan status BGM. Kemudian diberikan bubur kacang hijau 25 gr/hari selama 7 hari. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Singned-Rank untuk mengetahui apakah ada perbedaan signifikan antara nilai BB sebelum (pre-test) dan BB setelah (posttest) diberikan bubur kacang hijau.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan BB balita setelah mengkonsumsi bubur kacang hijau dimana pada Uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan ada perbedaan signifikan antara pengukuran sebelum dan sesudah intervensi (Z = -3.799, p = 0.001). Ini berarti terdapat peningkatan yang signifikan pada variabel dependen setelah intervensi dilakukan.Kesimpulan: Pemberian bubur kacang hijau memiliki efek positif dalam meningkatkan status gizi balita dengan kondisi BGM.