Novita Auliah Insani Aritonang
STIKes mitra Husada medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN NYERI MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI Novita Auliah Insani Aritonang; Rasmi Manullang; Yasrida Nadeak; Lasria Yolivia Aruan
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/2hr6dr69

Abstract

Gangguan menstruasi adalah masalah signifikan pada remaja yang dapat memengaruhi kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat stres dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 2 Sibolga. Penelitian menggunakan desain survei analitik cross-sectional dengan 36 responden yang terdiri dari 12 sampel kasus dan 24 sampel kontrol, dipilih melalui teknik non-probability sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner tingkat stres dan keparahan dismenore, serta dianalisis menggunakan korelasi Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 16 tahun. Sebanyak 40% mengalami stres ringan, 51,1% stres sedang, dan 8,9% stres berat. Tingkat keparahan dismenore bervariasi, dengan 48,9% responden mengalami dismenore ringan, 33,3% sedang, dan 17,8% berat. Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat stres dan kejadian dismenore (p-value = 0,000; koefisien korelasi Spearman = 0,656), dengan kekuatan hubungan kategori kuat. Stres memengaruhi dismenore melalui mekanisme neuroendokrin yang meningkatkan kadar kortisol dan ketidakseimbangan hormonal, sehingga memicu aktivitas prostaglandin dan kontraksi uterus.