Muhibuddin Muhibuddin
Diploma III Akupuntur, Akademi Akupunktur Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS EDUKASI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DETEKSI DINI TUBERKULOSIS PADA ORANG DEWASA Ferdi Riansyah; Mhd. Hidayattullah; Mahadzir Z.A; Safrina Safrina; Ibrahim Ibrahim; Muhibuddin Muhibuddin; Eridha Putra
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/nrp67e70

Abstract

Tingginya prevalensi kasus penyakit TB tiap tahunnya yang dapat menimbulkan kematian membuat upaya-upaya pencegahan yang telah ada tidak berjalan dengan efektif. Hal tersebut dikarenakan berbagai faktor diantara lain terlambatnya penemuan dan diagnosis penderita. Perilaku dan sikap masyarakat sangat berperan penting dalam rendahnya penemuan kasus. Desain Penelitin yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain quasi eksperimen. Penelitian ini menggunakan metode Pre experimental dengan one group pre-test post-test design. Postest dilaksanakan sebagai tolak ukur dari intervensi yang diberikan dengan hari yang sama dengan jumlah sampel 65 Orang. Adapun cara pengumpulan data yag digunakan dengan cara meyebarkan kuesioner dan memberi pendidikan kesehatan melalui media leaflet. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank dengan nilai mean rank sebelum diberikan Penyuluhan 7,00 dan setelah diberikan penyuluhan 0,00 nilai min-maks sebelum diberikan Penyuluhan 2-3 dan sesudah Penyuluhan 1-3, nilai Z sebesar -3,419a dan signifikan  sebesar 0.001. hasil uji wilcoxon signed rank test sebelum diberikan Edukasi dan sesudah diberikan edukasi bahwa Z hitung sebesar -3,419a dan signifikan sebesar 0.001. hal  ini menunjukkan bahwa nilai signifikan 0.001 lebih kecil dari 0.05 (taraf kesalahan 5%). Jadi dapat disimpulkan ada pengaruh pengetahuan masyarakat terhadap deteksi dini penyakit tuberculosis sebelum diberikan edukasi dan sesudah edukasi. Dengan pemberian penyuluhan diharapkan masyarakat dapat menerapkan sesuai dengan materi yang sudah diajarkan, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Terapi Akupunktur Untuk Atasi Nyeri dan Adiksi Narkoba di Panti Rehabilitasi Seuramo Mulya Aceh (SURYA) Gampong Ceurih Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh Muhibuddin Muhibuddin; Ayunda Prisilia K.N; Mehdya Vikia Murti; Atika Afniratri; Nurcahyo A.L; Afifah Nur Halizah; Muhammad Saleh; Fazil Kismullah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus "The Role of Community Service in Increasing Children's Educational
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/evk8kj70

Abstract

Yayasan Seuramo Mulya Aceh (SURYA) merupakan Yayasan yang bergerak di bidang Rehabilitasi penyalahgunaan Napza. yang beralamat di Jln Jurong Dagang, Ceurih, Kec. Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Yayasan ini didiran pada tahun 2016, keberadaan Yayasan ini telah melakukan berhasil menolong para pecandu narkoba sebanyak ± 500 orang, namun beberapa diantaranya juga mengalami kekambuhan (Relapse). Pada Pengabdian kepada Masyarakat tahun ini Akademi Akupunktur Aceh bekerjasama dengan Yayasan Seuramo Mulya dan Himpunnan Mahasiswa Diploma III Akupunktur (HIMADIA) menggelar Pengabdian Masyarakat yang bertajuk Terapi Akupunktur Untuk Atasi Nyeri dan Adiksi Narkoba yang dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2025. Adapun pelaksanaan pengabmas ini di ikuti oleh 37 orang yang terdiri dari 15 orang residen adiksi Napza dan 22 orang dari unsur masyarakat setempat. Pelaksanaan Pengabmas diwarnai dengan beberapa rangkaian kegiatan yaitu, penyuluhan Kesehatan yang bertajuk lima tahapanan perubahan perilaku adiksi narkoba, Scrining Kesehatan, dan Terapi Akupunktur untuk atasi Nyeri dan Adiksi narkoba. Berdasarkan hasil scrining Kesehatan yang dilakukan untuk menditeksi, kadar glukosa darah sewaktu-waktu, koleterol dan Asam urat, ditemukan sebanyak 4 orangmengalami Asam urat, 4 orang dengan kolesterol yang tinggi dan 4 orang dengan Kadar Gula Daerah Sewaktu (KGDS) diatas ambang normal. Selanjutnya Akupuntur Terapis dari Akademi Akupunktur Aceh juga melakukan terapi akupunktur pada residen adiksi narkoba dan masyarakat berdasarkan pengkajian yang telah dilakukan ditemukan sebanyak 22 orang mengalami low back pain dan selebihnya sekitar 15 orang dengan adiksi napza. Pada residen dan masyarakat yang mengalami kelebihan dan dibawah batas normal dari hasil pemeriksaan Kadar Glukosa Darah, Kolesterol dan Asam Urat telah di lakukan edukasi agar masyarakat memiliki pola makan yang baik dan rajin melakukan aktivitas fisik, agar KGD, kolesterol dam Asam urat berada pada ambang normal. Demikian juga dengan reseden dan masyarakat yang yang memiliki keluhan lowback pain dan adiksi narkoba selain dilakukan terapi akupunk juga diberikan edukasi untuk menjadi kesehatan melalui pola makan yang baik dan melakukan aktivitas fisik menimal 30 menit setiap hari.