Karin Wahyu Cahyaningrum
UIN Sunan Ampel Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Politik Luar Negeri Rusia dalam Penangguhan Ratifikasi Uji Coba Nuklir sebagai Dewan Keamanan Tetap PBB Karin Wahyu Cahyaningrum; Aura Putri Oktasafea; Fadhila Nur Sha'diah
Journal of Integrative International Relations Vol. 10 No. 1 (2025): May
Publisher : Center for Integrative International Studies Laboratory, Faculty of Political and Social Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jiir.2025.10.1.62-77

Abstract

Nuclear is a big threat to world countries. The new foreign policy issued by Russia is related to the suspension of ratification of the Comprehensive Nuclear Test Ban Treaty (CTBT). To be precise, on October 05 2023, the Russian Parliament agreed to announce that Russia withdrew its ratification of the CTBT agreement. This action poses a new threat in the heat of the Russian-Ukrainian conflict. The results of this research explain the background that underlies Russia's decision to take a policy to cancel the ratification of the CTBT. Corresponding with the response of the United States in interpreting this Russian policy.
Analisis Peran Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia pada Penyelenggaraan High Level Meeting World Water Forum ke-10 Karin Wahyu Cahyaningrum
Journal of Integrative International Relations Vol. 9 No. 2 (2024): November
Publisher : Center for Integrative International Studies Laboratory, Faculty of Political and Social Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jiir.2024.9.2.95-103

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana peran Kemlu RI dalam penyelenggaraan HLM pada WWF-10. Dengan mengacu pada konsep peran nasional K. J. Holsti, penelitian ini mengidentifikasi relevansi nilai-nilai peran nasional yang diterapkan oleh Kemlu RI dalam mempersiapkan dan melaksanakan acara tersebut. Penelitian ini mengungkap bahwa peran aktif Kemlu RI dalam HLM WWF-10 selaras dengan nilai Active-Independent, yang menekankan pentingnya kerja sama internasional dan partisipasi aktif dalam forum global untuk mengatasi tantangan sumber daya air. Partisipasi Kemlu RI dalam WWF-10 tidak hanya memperkuat posisinya dalam arena internasional tetapi juga meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan dalam upaya mencapai kesejahteraan bersamaan untuk seluruh lapisan masyarakat sebagaimana nilai Developer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi multilateral dan kontribusi Kemlu RI dalam WWF-10 merupakan langkah strategis untuk mempromosikan solusi bagi negara-negara yang mengalami krisis air, sejalan dengan tujuan nasional Indonesia untuk mendukung pembangunan berkelanjutan secara global.
Analisis Promosi Keamanan Manusia oleh Kemlu RI: Studi Kasus Keanggotaan Indonesia di Dewan HAM PBB Karin Wahyu Cahyaningrum
Journal of Integrative International Relations Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Center for Integrative International Studies Laboratory, Faculty of Political and Social Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jiir.2023.8.2.92-97

Abstract

Artikel ini membahas peran dan upaya Kemlu RI dalam mempromosikan keamanan manusia selama masa keanggotaannya di Dewan HAM PBB. Sebagai institusi yang bertanggung jawab atas kebijakan luar negeri Indonesia, Kemlu RI berperan aktif dalam berbagai forum internasional untuk mengadvokasi perlindungan dan pemajuan HAM. Indonesia berkomitmen untuk memastikan bahwa isu-isu HAM menjadi bagian integral dari kebijakan dan program internasional, mencakup pembangunan berkelanjutan, perubahan iklim, dan keamanan global. Inisiatif yang dilakukan meliputi advokasi dalam pembangunan berkelanjutan, perlindungan kelompok rentan, peningkatan kapasitas nasional, serta dialog dan transparansi. Melalui diplomasi multilateral, Indonesia mendorong negara-negara lain untuk memperkuat komitmen mereka terhadap HAM dan mengakhiri perang serta konflik yang menyebabkan penderitaan individu. Artikel ini juga menyoroti pentingnya Dewan HAM PBB dalam mengatasi tantangan HAM terkini, dengan mendorong transparansi, dialog, dan introspeksi atas kinerja mereka. Hasil dari upaya-upaya ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang berperan aktif dalam menciptakan dunia yang lebih adil dan aman, tetapi juga menunjukkan dedikasi Indonesia terhadap HAM secara global. Dengan demikian, artikel ini memberikan gambaran komprehensif tentang kontribusi Kemlu RI dalam mempromosikan keamanan manusia di panggung internasional.