This Author published in this journals
All Journal Abhakte
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peluang Pemandu Wisata Sebagai Alternatif Pekerjaan Tambahan bagi Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Syamsul Arifin; Nurdody Zakky; Imam Hidayat; Wilda Rasaili; Nur Inna Alfiyah
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v2i2.3956

Abstract

Abstrak Peluang untuk berprofesi sebagai pemandu wisata menawarkan alternatif pekerjaan tambahan yang strategis bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Namun, pengembangan peluang ini memerlukan dukungan kebijakan yang tepat guna mengatasi hambatan administratif, termasuk perizinan kerja untuk profesi tambahan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang profesi pemandu wisata sebagai opsi pekerjaan tambahan bagi PMI di Malaysia. Tiga pokok penting yang perlu menjadi perhatian oleh PMI dalam usaha mendapatkan akses serta peluang partisipasi dalam profesi tersebut diantaranya yang petama status legal secara hukum PMI, karena hal ini tidak hanya memberikan perlindungan hukum, tetapi juga memperluas akses PMI ke berbagai peluang ekonomi. Kedua pentingnya memahami peraturan yang berlaku dan pematuhi peraturan-peraturan tersebut dalam rangka menunjang kepada pengembangan profesi tambahan ini. Pengetahuan yang mendalam mengenai profesi ini menjadi landasan untuk menciptakan pekerjaan yang aman dan berkelanjutan, serta mendukung peningkatan keterampilan jangka panjang. Ketiga yaitu pentingya kemampuan komunikasi yang efektif, yang tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan pendapatan, memperluas jaringan profesional, dan mengembangkan keterampilan. Dengan memanfaatkan keterampilan ini, PMI dapat menciptakan pengalaman wisata yang berkesan bagi wisatawan, sekaligus memperkuat reputasi mereka di sektor pariwisata.