p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Abhakte
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kreativitas Bernilai Ekonomi Pada Komunitas Perempuan Hebat Sumenep Melalui Pelatihan Kerajinan Tangan Merajut Isyanto ,; Roos Yuliastina; Imam Hidayat
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v2i2.3977

Abstract

Mitra PKM ini adalah Komunitas Perempuan Hebat Sumenep atau disingkat dengan istilah KPHS. Komunitas ini terbentuk pada tahun 2021, dan pada tanggal 04 April tahun 2022 telah resmi menjadi lembaga swadaya masyarakat legal berdasarkan akta notaris Naghfir, S.Hi, S.H, M.H. Jumlah Anggota KPHS sampai saat ini sebanyak 75 orang, dimana seluruh anggota yang bergabung dalam KPHS adalah perempuan dengan status janda. Peran sebagai single parent atau perempuan kepala keluarga memberi beban tersendiri bagi perempuan pasca perceraian. Posisi sebagai perempuan kepala keluarga menuntut perempuan – perempuan pacsa perceraian menanggung peran ganda, yaitu sebagai kepala keluarga dan sekaligus sebagai ibu rumah tangga. Hal ini terjadi karena baik perempuan janda cerai atau ditinggal mati dituntut mampu mengkombinasikan secara baik antara pekerjaan domestik dan publik, seperti harus mencari uang untuk menafkahi keluarganya dan juga harus memenuhi kebutuhan kasih sayang keluarganya (anak-anaknya). Fenomen ini yang menjadi dasar kegiatan PKM ini dilakukan, tujuan dari kegiatan PKM ini adalah memberikan peluang bagi komunitas perempuan (status janda) untuk dapat meningkatkan kreativitas sehingga membuka peluang usaha rumah tangga untuk meningkatkan pendapatan melalui pelatihan kerajinan tangan merajut. Luaran kegiatan ini dibagi menjadi tiga aspek, (1) luaran secara akademik berupa publikasi jurnal PKM ber ESSN, (2) poster kegiatan PKM dan video kegiatan PKM, dan yang terakhir tercapainya target keterampilan mitra PKM melalui kegiatan merajut
Etika Komunikasi Digital bagi Generasi Z; Bagaimana Etika komunikasi Digital yang Baik Bisa Mengangkat Brand Dirimu Roos Yuliastina; Isyanto ,; Ida Syafriani
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v4i1.5204

Abstract

This community service activity aims to educate Generation Z on the importance of digital communication etiquette (netiquette) and its relationship to personal branding and brand image. The participants in this initiative are students at SMAN 1 Bluto, Sumenep Regency, who represent today’s active social media users. The methods used in this program include interactive presentations, group discussions, and real-world case studies related to digital footprints. The results of this activity demonstrate a significant increase in digital awareness among the students. Participants were able to understand that online activities have a real impact on their personal and professional reputations in the future. Additionally, students were equipped with an understanding of how ethical online communication can support the value of a brand or digital business. The high level of enthusiasm from the participants indicates the program’s success in fostering a healthier and more productive digital environment within the school setting. At the conclusion of the activity, the community service team emphasized that netiquette education grounded in personal branding is crucial for Gen Z to cultivate a culture of digital citizens who are intelligent, ethical, and ready to compete in the modern era.