Lailiyatus Sa’diyah
Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Perspektif Guru SMPN 3 Nglegok dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Kurikulum Merdeka: SMP 3 Nglegok Teacher's Perspective on Differentiated Learning in the Independent Curriculum Tsiqotul Ma’wa; Saptono Hadi; Agus Hermawan; Lailiyatus Sa’diyah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.1704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif guru di SMP Negeri 3 Nglegok mengenai implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. Pendekatan kualitatif digunakan dengan desain studi kasus mendalam. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan informan yang dipilih secara purposif serta observasi langsung di kelas, guna memperoleh gambaran menyeluruh tentang pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi. Aspek-aspek yang digali dalam wawancara dan observasi mencakup pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran berdiferensiasi, strategi yang diterapkan di kelas, serta tantangan yang dihadapi selama proses implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran berdiferensiasi beragam dan bersifat kompleks. Sebagian besar guru menyadari efektivitas pendekatan ini dalam memenuhi kebutuhan belajar siswa yang heterogen dan meningkatkan hasil belajar. Namun, implementasinya di lapangan menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, alokasi waktu yang terbatas, serta kurangnya pelatihan dan pendampingan. Kurangnya kolaborasi antarguru juga menjadi hambatan dalam merancang dan menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif dan inovatif. Oleh karena itu, dukungan institusional dan penguatan budaya kolaboratif di antara guru sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan penerapan pembelajaran berdiferensiasi di sekolah.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DRAMA BERBASIS VIDEO ANIMASI ADOBE ANIMATE UNTUK KELAS VIII SMP IBNU MAS’UD GARUM Nur Ahmad Awaludin; Agus Hermawan; Lailiyatus Sa’diyah; Saptono Hadi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran teks drama berbasis video animasi menggunakan Adobe Animate untuk siswa kelas VIII SMP Ibnu Mas’ud Garum. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE untuk merancang dan mengevaluasi media pembelajaran secara sistematis, valid, dan efisien. Data yang dikumpulkan terdiri dari data kualitatif, melalui observasi, wawancara, dan tanggapan para ahli; serta data kuantitatif yang diperoleh melalui kuesioner kepada ahli media, ahli materi, ahli pembelajaran, dan siswa sebagai pengguna. Validasi media dilakukan oleh para ahli berdasarkan tampilan, kesesuaian isi dengan kurikulum, dan efektivitas dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada teks drama. Uji coba media dilakukan terhadap 21 siswa kelas VIII SMP Ibnu Mas'ud Garum. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif (persentase kelayakan) dan deskriptif kualitatif (masukan dan perbaikan terhadap media). Hasil validasi menunjukkan media ini sangat layak digunakan, dengan skor dari ahli media sebesar 95,9%, ahli materi 79,86%, dan ahli pembelajaran Bahasa Indonesia 91,3%. Siswa juga memberikan respons positif sebesar 85,71%. Temuan ini membuktikan bahwa media berbasis Adobe Animate efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap unsur intrinsik teks drama, serta dapat menjadi referensi dalam peningkatan kualitas pembelajaran teks drama bagi siswa kelas VIII SMP Ibnu Mas’ud Garum.Kata kunci: media pembelajaran, drama, video animasi, Adobe Animate
Analisis Semantik pada Antologi Puisi Situbondo Meracik Kenangan Nizar Hariri; Agus Hermawan; Lailiyatus Sa’diyah; Saptono Hadi
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v8i2.787

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti bertujuan untuk menganalisis makna denotatif, konotatif, referensial, dan non-referensial yang terdapat dalam antologi puisi Situbondo Meracik Kenangan. Masalah yang ada di dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimana makna denotatif yang terdapat dalam antologi puisi Situbondo Meracik Kenangan? (2) Bagaimana makna konotatif yang terdapat dalam antologi puisi Situbondo Meracik Kenangan? (3) Bagaimana makna referensial yang terdapat dalam antologi puisi Situbondo Meracik Kenangan? (4) Bagaimana makna non-referensial yang terdapat dalam antologi puisi Situbondo Meracik Kenangan?. Data penelitian berbentuk kata dan frasa yang mengupas pengungkapan kata. Sumber data yang terdapat dalam penelitian ini adalah 15 judul puisi yang ada pada antologi puisi Situbondo Meracik Kenangan. Metodologi penilitian ini menggunakan metode dokumentasi serta pendekatan kualitatif.  Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna denotatif pada puisi itu sering digunakan, makna konotatif sering digunakan, makna referensial jarang digunakan, makna nonreferensial banyak digunakan. Maka, keempat makna tersebut sangat berguna untuk membuat puisi itu menjadi lebih indah dan bermakna
Penerapan Media Wordwall pada Hasil Belajar Siswa Materi Teks Biografi Siswa Kelas X MA Al – Mawaddah Blitar Nugraheni Widiati Paramita; Lailiyatus Sa’diyah; Agus Hermawan; Saptono Hadi
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 3 (2025): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v8i2.789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manfaat media wordwall dalam evaluasi pembelajaran siswa materi teks biografi, bertujuan untuk mempelajari efek pemanfaatan media wordwall dalam meningkatkan hasil pembelajaran siswa. Metode penelitian yang diterapkan dalam pengembangan media pembelajaran Bahasa Indonesia ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengimplementasikan media pembelajaran sebagai alat penunjang peserta didik. Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan media wordwall sangat meningkatkan hasil pembelajaran untuk siswa kelas X. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan media wordwall memiliki rata-rata nilai yang lebih unggul (81,2%) jika diperbandingkan dengan kelompok kontrol (68,5%). Studi ini juga menunjukan penggunaan media wordwall dapat menambah semangat belajar (87,5%), kemampuan berpikir kritis (83,2%), dan retensi informasi (85,1%) siswa. Dengan demikian, pemanfaatan media wordwall mampu menjadi metode pembelajaran yang optimal dalam meningkatkan pencapaian belajar siswa kelas 10
Karakteristik Gaya Bahasa dalam Antologi Puisi Cermin Karya Hadi Mulyadi   Bayu Sutiyoso; Agus Hermawan; Saptono Hadi; Lailiyatus Sa’diyah
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v8i2.790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa dalam antologi puisi Cermin karya Hadi Mulyadi dengan fokus pada tiga jenis gaya bahasa utama, yaitu perulangan, pertautan, dan pertentangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis korpus data untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan memahami pola penggunaan gaya bahasa secara sistematis. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan gaya bahasa dalam antologi ini memperkaya tema-tema seperti cinta kasih, religiositas, perjuangan, dan kritik sosial. Misalnya, gaya bahasa perulangan pada puisi Mama menekankan rasa terima kasih anak kepada ibu, sementara gaya bahasa pertautan dalam puisi Embun mencerminkan kedamaian melalui kerendahan hati. Gaya bahasa pertentangan dalam puisi Ayah menggambarkan perjuangan seorang ayah yang tersembunyi di balik keteguhan sikapnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya bahasa tidak hanya memperkuat estetika puisi tetapi juga menambah kedalaman makna, menciptakan keterlibatan emosional antara pembaca dan karya. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pembelajaran sastra, khususnya dalam memahami dan mengaplikasikan gaya bahasa dalam konteks pendidikan. Selain itu, hasil penelitian ini relevan dalam konteks modern, seperti penggunaan gaya bahasa estetis di media sosial untuk mengekspresikan pemikiran kreatif. Studi ini juga membuka peluang penelitian lanjutan untuk membandingkan gaya bahasa dengan karya lain atau mengeksplorasi dampaknya dalam disiplin ilmu berbeda, seperti psikologi sastra dan linguistik kognitif.
Diskriminasi Sosial Dalam Novel A+ Karya Ananda Putri Dan Relevansi Pembelajaran Sastra Siswa Kelas XII Indah Putri Sari; Agus Hermawan; Lailiyatus Sa’diyah; Saptono Hadi
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v8i2.791

Abstract

Sastra adalah manifestasi pemikiran manusia yang diungkapkan melalui tulisan yang dirangkai dengan indah. Salah satu bentuk karya sastra yang populer adalah novel. Novel merupakan karya sastra yang sering mengangkat permasalahan kehidupan manusia. Novel A+ karya Ananda Putri, yang diterbitkan pada tahun 2022, menjadi objek penelitian ini. Novel ini menggambarkan diskriminasi sosial di sekolah melalui sistem pembayaran SPP yang berdasarkan peringkat akademik siswa. Diskriminasi ini menggambarkan ketidakadilan sosial dan menjadi refleksi dari permasalahan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter tokoh dalam merespons diskriminasi serta relevansi novel ini dalam pembelajaran sastra di kelas XII. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan analisis isi, dengan fokus pada tindakan diskriminasi yang digambarkan dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskriminasi dalam novel A+ terjadi akibat tekanan sosial dan persaingan ketat antar siswa. Respon tokoh terhadap diskriminasi digambarkan melalui perlawanan dan upaya menghapus sistem peringkat yang tidak adil. Novel ini mengajarkan pentingnya berpikir kritis dan mengevaluasi ketidakadilan sosial dalam konteks pendidikan.