Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Application of Fishbone Diagrams in Analyzing Resource and Learning Problems to Improve the Quality of Student Learning Zenita Afifah Fitriyani; Wicak Suryatmojo; Ulfa Rahmawati; Elok Cahyaning Pratiwi; Dwi Sembe Sigita
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.3107

Abstract

Mutu belajar siswa merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh institusi pendidikan, karena utamanya kegiatan sekolah adalah proses belajar mengajar. Siswa dituntut untuk belajar yang dapat menambah pengetahuan, meningkatkan keterampilan, memperbaiki perilaku, sikap, dan mengokohkan kepribadian. Oleh karena itu peran guru BK sangat penting dalam mengarahkan dan membantu siswa dalam membuat keputusan dalam mengatasi problem mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk perbaikan mutu belajar siswa. Metode penelitian yang dilakukan yaitu penelitian kualitatif ini merajuk pada tinjauan literatur dan kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan analisis diagram fishbone. Hasil penelitian ini menunjukkan dengan penggunaan diagram fishbone terdapat beberapa aspek yang menyebabkan terjadinya akar permasalahan rendahnya mutu belajar siswa antara lain aspek man, method, tools, dan materials. Setelah itu dirumuskan strategi yang dapat dijadikan solusi dalam masing-masing aspek. Adanya penerapan Diagram Fishbone diharapkan dapat membantu guru BK dalam perbaikan mutu belajar siswa  untuk meminimalisir problem belajar sehingga peningkatan mutu belajar siswa di SMAN 3 Pasuruan dapat tercapai.
Bioekologi dan Distribusi Beauveria bassianaserta Identifikasi Hama yang Terinfeksi Secara Alami pada Agroekosistem Kacang Panjang dan Bawang Merah Dimas Ganda Permana Putra; Zenita Afifah Fitriyani; Mega Darmi Novita
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 26 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v26i1.4477

Abstract

Dependence on synthetic pesticides for horticultural pest control has caused environmental damage and pest resistance, especially in upstream watershed areas. This study evaluated the effectiveness of the entomopathogenic fungus Beauveria bassiana for controlling major insect pests on long bean (Vigna unguiculata sesquipedalis) and shallot (Allium ascalonicum) and its indirect effects on vegetative growth. Field trials in Mojokerto Regency (June–September 2025) used a randomized block design with one factor: B. bassiana concentration (A0 = control, A1 = 106 spores L-1, A2 = 107 spores L-1, A3 = 108 spores L-1), each with five replications. Primary observations recorded pest incidence and infection by B. bassiana; supporting measurements were plant height and leaf number at 14, 21, 35, and 42 days after planting. Treatments A2 and A3 produced significantly higher pest infection rates identified in Coleoptera, Lepidoptera, and Hemiptera by characteristic white mycelial sporulation compared with the control. Reduced pest pressure in these treatments corresponded with significant increases in plant height and leaf number for both crops. Results indicate that B. bassiana at 107–108 spores L-1 is an effective biocontrol agent against multiple pest orders and can indirectly enhance vegetative vigor, supporting its integration into environmentally friendly IPM programs.
Evaluasi Spesifik Lokasi terhadap Kualitas Udara dan Tanah dalam Mendukung Keberlanjutan Pertanian di Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Fajar Purwanto Putra; Soesanto Soesanto; Sari Rahayu; Dimas Ganda Permana Putra; Zenita Afifah Fitriyani
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 25 No 4 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v25i4.4479

Abstract

Air quality and soil fertility are critical factors for sustaining agricultural productivity. This study, conducted in Kebontunggul Village from July to September 2025, evaluated ambient air quality and soil fertility at two distinct sites. Results indicated that major air pollutants such as SO₂, NO₂, O₃, and CO remained below permissible limits, suggesting relatively safe conditions, though variations in NH₃, Pb, and TSP highlight potential long-term risks requiring monitoring. Soil analysis revealed contrasting characteristics: Site 1 had low available phosphorus (4.20 mg/kg) but higher organic carbon (3.36%), while Site 2 showed higher phosphorus (7.24 mg/kg) yet lower organic carbon (2.85%). These findings underscore the need for site-specific management strategies, with organic inputs prioritized at Site 2 and phosphorus fertilization emphasized at Site 1 to enhance productivity while maintaining agricultural sustainability.