Nurul Fithriati Haritsa
Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Surkarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN STATIC STRETCHING TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA KASUS NYERI LEHER Fauzi Nurul Amini; Afif Ghufroni; Nurul Fithriati Haritsa
Jurnal Nasional Fisioterapi Vol. 3 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64974/jnf.v3i1.59

Abstract

Latar belakang: Nyeri leher merupakan masalah muskuloskeletal yang sering dialami oleh sekitar 70% dari populasi. Posisi leher yang statis dan tidak ergonomis dalam waktu yang lama dapat memicu terjadinya nyeri leher. Static stretching merupakan salah satu teknik mengulur otot yang dapat digunakan untuk mengurangi keluhan nyeri leher. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian static stretching terhadap penurunan nyeri pada kasus nyeri leher. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian one group pre and post test with control group design dengan melibatkan subjek sejumlah 32 mahasiswa fisioterapi Poltekkes Kemenkes Surakarta yang dibagi dengan teknik randomisasi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan sebanyak 16 subjek penelitian diberi perlakuan berupa static stretching dan edukasi ergonomi dan kelompok kontrol sebanyak 16 subjek diberi edukasi ergonomi saja. Pengukuran nyeri menggunakan Quadruple Visual Analog Scale (QVAS). Intervensi dilakukan selama 2 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Hasil: Uji statistik beda prepost test kelompok perlakuan dengan menggunakan uji paired t-test didapatkan nilai p= 0.000, (p<0.05). Kesimpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian static stretching terhadap penurunan nyeri pada kasus nyeri leher.
DAMPAK LATIHAN LOMPAT TALI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN LONCAT VERTIKAL PEMAIN BOLA VOLI Tsabitah Putri Zubaidah; Dwi Kurniawati; Sugiono; Nurul Fithriati Haritsa
Jurnal Nasional Fisioterapi Vol. 3 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64974/jnf.v3i3.83

Abstract

Latar belakang: Daya ledak merupakan kemampuan otot atau sekelompok otot untuk menghasilkan kekuatan kontraksi tinggi dalam waktu yang singkat atau secara eksplosif. Daya ledak otot merupakan komponen fisik yang menunjang aktivitas fisik terutama pada gerakan melompat. Terdiri dari dua komponen utama yaitu kecepatan dan kekuatan. Latihan lompat tali dapat digunakan sebagai salah satu metode latihan untuk meningkatkan nilai daya ledak otot tungkai. Tujuan: Mengetahui dampak latihan lompat tali terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian one group pre-test dan post-test yang dilaksanakan di bulan Februari-Maret 2025, 12 kali perlakuan selama 4 minggu, di Gor Soedriman Pandana Merdeka Semarang dengan jumlah subjek sebanyak 20 orang. Jumlah subjek disesuaikan dengan jumlah anggota yang hadir pada hari pengambilan data dan yang memenuhi kriteria yang sudah ditentukan. Alat ukur yang digunakan yaitu Vertical Jump Test. Hasil: Hasil uji beda pre-test dan post-test didapatkan p=0.001 (p<0.05). Kesimpulan: Latihan lompat tali memiliki dampak terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai terhadap pemain voli.