Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Green Marketing Strategy dan Eco-Label terhadap Purchase Intention Konsumen Milenial pada Produk Ramah Lingkungan Cindy Priscilla Tania; Angga Pramadista
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak green marketing strategy dan eco-label terhadap purchase intention konsumen milenial pada produk ramah lingkungan di Indonesia. Perubahan gaya hidup dan meningkatnya kesadaran lingkungan di kalangan generasi milenial mendorong perusahaan untuk mengadopsi strategi pemasaran hijau. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah konsumen milenial berusia 22–38 tahun yang pernah membeli produk ramah lingkungan dalam enam bulan terakhir. Sampel berjumlah 250 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak AMOS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green marketing strategy berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention dengan nilai koefisien sebesar 0,52 (p<0,01). Eco-label juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention dengan koefisien 0,47 (p<0,01). Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan 61,3% variansi purchase intention. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi strategi pemasaran hijau yang konsisten disertai penerapan eco-label yang kredibel menjadi kunci dalam meningkatkan minat beli konsumen milenial terhadap produk ramah lingkungan.  
Analisis Penerapan Budaya Organisasi Pada Restoran Shodai Ramen Sukabumi Berdasarkan Competing Values Framework Dinda Luthfiatul Zakiah; Firda Ulyatunnisa; Robby Awaludin; Angga Pramadista
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2096

Abstract

Budaya organisasi memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku karyawan, meningkatkan efisiensi kerja, dan mendukung mutu pelayanan dalam suatu organisasi, terutama pada industri kuliner yang persaingannya semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan budaya organisasi di Shodai Ramen Sukabumi, sebuah restoran lokal dengan konsep fire ramen, dengan fokus pada nilai-nilai utama, pola komunikasi, gaya kepemimpinan, kerja sama tim, disiplin kerja, serta mekanisme penghargaan dan sanksi, sekaligus mengidentifikasi tipe budaya organisasi yang paling dominan menggunakan pendekatan Competing Values Framework (CVF). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur bersama pemilik restoran sebagai informan utama, dan dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja di restoran ini dibangun atas lima nilai utama, yaitu disiplin, keramahan, kecepatan pelayanan, kebersihan, dan sikap saling membantu antarpegawai, yang diperkuat melalui sistem absensi fingerprint, komunikasi dua arah yang terbuka, kepemimpinan bergaya mentor, serta penerapan sistem penghargaan dan sanksi secara konsisten. Analisis CVF menunjukkan bahwa Clan Culture merupakan budaya yang paling dominan, didukung oleh Hierarchy Culture yang menjaga keteraturan operasional. Perpaduan kedua budaya tersebut mampu menciptakan suasana kerja yang kondusif, memperkuat koordinasi dan kedisiplinan pegawai, serta mempertahankan kualitas pelayanan. Temuan ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dalam mengembangkan budaya organisasi yang lebih efektif dan berkelanjutan, khususnya bagi pelaku usaha kuliner skala kecil dan menengah