Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Literasi Digital Berbasis Al-Qur’an dalam Program NgabuburIT Relawan TIK Karawang untuk Peningkatan Literasi Digital Masyarakat Karawang Iwan Ridwan; Iwan Hermawan; Betha Nurina Sari; Oman Komarudin; Ariya Pardinand
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 01 (2023): Juni 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program NgabuburIT merupakan program tahunan Relawan TIK Karawang yang diselenggarakan setiap bulan Ramadan. Program ini menitikberatkan pada edukasi bagi masyarakat Karawang tentang empat pilar literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk memperkaya khazanah strategi edukasi etika digital bagi masyarakat Karawang, khususnya ketika momen Ramadan melalui literasi digital berbasis Al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui survei kepada peserta program NgabuburIT serta studi pustaka relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang etika digital di masyarakat masih rendah karena belum mampu menyaring berita hoax serta berpotensi tetap menyebarluaskan berita hoax. Untuk itu, strategi literasi digital berbasis Al-Qur’an dapat dijadikan materi edukasi dalam menguatkan mentalitas dan cara bersikap di era disrupsi teknologi. 
Memperkuat Solidaritas Sosial Melalui Khazanah Legenda Syekh QuroSebagai Kearifan Lokal Di Kabupaten Karawang Iwan Ridwan
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 3 No 01 (2025): Juni 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Legenda “Syekh Quro” sebagai legenda keagamaan menyimpan khazanah kearifan lokal yang berharga untuk pembangunan mental masyarakat Karawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai solidaritas sosial dalam legenda “Syekh Quro” berdasarkan telaah struktur, fungsi, dan makna. Penelitian ini menggunakan metode etnografi dengan tradisi lisan sebagai prinsip penelitian. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan wawancara dengan peneliti sebagai instrumen kunci (human instrument). Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur legenda “Syekh Quro” menggambarkan alur cerita yang menopang misi penyebaran agama Islam. Struktur tersebut berkaitan dengan fungsi legenda tersebut sebagai sistem proyeksi, pengesah kebudayaan, alat pendidikan, alat kritik sosial, dan alat pemaksa berlakunya norma-norma sosial dalam masyarakat. Hal ini terungkap dalam wujud strategi pengislaman yang meliputi strategi pernikahan, pendidikan, perniagaan, kekuasaan, dan kebudayaan. Strategi tersebut berpotensi dijadikan upaya pemerkuat solidaritas sosial dalam masyarakat di tengah keretakan solidaritas kebangsaan sehingga urgensi penelitian ini akan berdampak pada peningkatan iklim masyarakat Karawang yang madani kini dan nanti.