M. Ghozali Aufathul Akbar
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Biomechanical Pathways in Volleyball Spike Performance A Path Analysis of Anthropometric and Technical Factors Muhammad Syaleh; M. Ghozali Aufathul Akbar; Fadhil Ammar Rizqillah Lubis; Bastian Pratama Lumban Gaol; Boy Agustinus Sirait; Boisandi Buulolo; Yunita Mandasari; Dian Buono; Aulia Hidayati Ramadhana; Yupiter Prakasa Laia; Eka Selvia Tampubolon
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 1 No. 03 (2024): November Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v1i03.15

Abstract

Objectives: To examine the biomechanical factors influencing volleyball spike performance through path analysis, investigating direct and indirect relationships between anthropometric measurements, physical capabilities, and technical execution parameters. Methods: Sixty elite volleyball players (30 male, 30 female) underwent comprehensive biomechanical testing, including anthropometric measurements, strength assessments, coordination tests, and performance measures. Path analysis was conducted using AMOS 26.0 software with bootstrapping (5000 samples) to evaluate relationships between variables. Multiple goodness-of-fit indices were used to assess model validity. Results: Arm length demonstrated the strongest direct effect on spike velocity (β = 0.45, p < 0.001), with a total effect of β = 0.57 when including indirect pathways. Core strength significantly influenced spike performance through coordination (β = 0.35, p < 0.001). Shoulder rotational strength directly affected ball speed (β = 0.39, p < 0.001), while reaction time significantly influenced approach timing (β = -0.32, p < 0.01). The model showed good fit with RMSEA = 0.048 (90% CI: 0.039-0.057), CFI = 0.962, and TLI = 0.955. Conclusion: The study revealed complex interrelationships between anthropometric characteristics, physical capabilities, and technical execution in volleyball spike performance. Both direct physical attributes and their indirect effects through technical parameters contribute to successful spike execution. These findings provide evidence-based recommendations for training program design and talent development in volleyball.
Partisipasi Kepanitiaan Test Pengukuran Koordinasi Mata-Tangan pada Seleksi Calon Atlet SMP se-Kota Medan 2025 Fadhil Ammar Rizqillah Lubis; M. Ghozali Aufathul Akbar; Eka Selvia Tampubolon; Fitriani Fitriani; Open Syahputra Hulu; Mulia Roha Nababan; Daniel Parulian Silaban; Rizky Putra
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 02 (2025): July Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : INSPIRETECH GLOBAL INSIGHT & (ISORI KAMPAR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i02.23

Abstract

Objectives: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam proses seleksi calon atlet SMP se-Kota Medan 2025 melalui partisipasi kepanitiaan dalam test pengukuran koordinasi mata-tangan, serta meningkatkan kapasitas panitia dalam pelaksanaan tes olahraga yang terstandar. Methods: Metode yang digunakan adalah partisipasi aktif dalam kepanitiaan dengan melakukan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi test koordinasi mata-tangan. Pendekatan dilakukan melalui observasi lapangan, pemberian pelatihan kepada panitia, dan monitoring pelaksanaan tes dengan melibatkan 15 SMP di Kota Medan dengan total 450 calon atlet yang mengikuti seleksi. Results: Kegiatan berhasil dilaksanakan dengan tingkat partisipasi 100% dari sekolah yang diundang. Hasil menunjukkan peningkatan kualitas pelaksanaan tes dengan standar pengukuran yang lebih akurat, efisiensi waktu pelaksanaan meningkat 30%, dan tingkat kepuasan panitia serta peserta mencapai 85%. Sebanyak 135 calon atlet dinyatakan memiliki koordinasi mata-tangan yang baik untuk pengembangan lebih lanjut. Conclusion: Partisipasi dalam kepanitiaan test koordinasi mata-tangan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas seleksi atlet di Kota Medan. Program ini berhasil menciptakan sistem seleksi yang lebih terstruktur dan dapat dijadikan model untuk kegiatan serupa di masa mendatang.