Agnes Monica Hutahaean
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Layanan Pada Masyarakat: Implementasi Terapi Massage pada Event Promosi STOK Bina Guna Medan di Lapangan Astaka Pancing 2024 Rama Wati; Agnes Monica Hutahaean; Rifaldo Patriot Simbolon; David Christiano Bangun
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 1 No. 03 (2024): November Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v1i03.20

Abstract

Objectives: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi layanan terapi massage sebagai bentuk pengabdian masyarakat pada event promosi STOK Bina Guna Medan di Lapangan Astaka Pancing tahun 2024, serta mengukur dampaknya terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat lokal. Methods: Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode deskriptif kualitatif. Implementasi terapi massage dilakukan oleh mahasiswa dan dosen STOK Bina Guna Medan kepada 150 peserta masyarakat umum selama 3 hari (15-17 Maret 2024). Data dikumpulkan melalui observasi langsung, kuesioner pre-post treatment, dan wawancara mendalam dengan peserta. Results: Hasil menunjukkan bahwa 87% peserta mengalami penurunan tingkat stres dan ketegangan otot setelah mendapat terapi massage. Tingkat kepuasan masyarakat mencapai 92%, dengan 78% peserta menyatakan keinginan untuk melanjutkan terapi secara rutin. Event ini juga berhasil meningkatkan awareness masyarakat terhadap pentingnya terapi alternatif sebesar 85%. Conclusion: Implementasi terapi massage pada event promosi terbukti efektif sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang memberikan manfaat langsung bagi kesehatan masyarakat sekaligus memperkenalkan program studi kesehatan STOK Bina Guna Medan kepada masyarakat luas.
Organizing Traditional Folk Games Committee for the August 17th Event in Kolam Village Agnes Monica Hutahaean; Rifaldo P. Simbolon; Dedi Torman Gea; Nurfadillah Siregar
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 03 (2025): November Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i03.42

Abstract

Objectives: Indonesia's Independence Day on August 17th is traditionally celebrated with folk games (permainan rakyat) that foster community spirit and preserve cultural heritage. Kolam Village required organized committee support to successfully implement these traditional sporting activities, addressing limited organizational capacity and declining youth participation in cultural events. This community service aimed to establish an effective organizing committee (kepanitiaan) for traditional folk games during the August 17th celebration, enhance community participation, preserve cultural heritage, and strengthen social cohesion among villagers. Methods: The program was implemented through participatory approaches including committee formation and training, event planning workshops, and direct facilitation of traditional games such as balap karung (sack race), tarik tambang (tug-of-war), makan kerupuk (cracker eating contest), and balap bakiak (wooden clog race). Implementation occurred over three months with pre-event preparation, execution, and post-event evaluation phases. Results: The program successfully engaged 250+ participants across all age groups, with 87% satisfaction rate among community members. The organizing committee effectively coordinated 8 traditional game categories, mobilized 45 volunteers, and demonstrated improved organizational capacity evidenced by enhanced time management, resource allocation, and community mobilization skills. Conclusion: The initiative strengthened community bonds, revived cultural traditions among youth, and established a sustainable model for future community events, with the organizing committee expressing commitment to continue annual celebrations.