Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pendidikan perubahan iklim diimplementasikan untuk membangun karakter kepedulian lingkungan pada siswa kelas empat di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum, Kutorejo, Mojokerto. Metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus diterapkan. Informasi dikumpulkan melalui wawancara yang melibatkan kepala sekolah, guru kelas, guru mata pelajaran, dan siswa, didukung oleh observasi langsung dan bukti dokumenter, kemudian dianalisis menggunakan kerangka kerja Miles dan Huberman yang mencakup pengumpulan data, reduksi, presentasi, dan verifikasi kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa materi perubahan iklim tidak diajarkan sebagai mata pelajaran terpisah tetapi diintegrasikan ke dalam pelajaran terkait, dipupuk melalui praktik sehari-hari seperti daftar tugas kelas, pembuangan sampah yang benar, dan perawatan tanaman, serta diperkuat oleh kegiatan di seluruh sekolah seperti Jumat Sehat, Sabtu Ceria, dan kampanye penggunaan gelas minum yang dapat digunakan kembali. Ketiga pendekatan ini saling melengkapi, secara bertahap membangun kesadaran, rasa tanggung jawab, dan kebiasaan sadar lingkungan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan perubahan iklim yang disampaikan secara kontekstual, dibangun melalui pembiasaan, dan secara konsisten dimodelkan oleh guru secara efektif memperkuat karakter kepedulian lingkungan siswa sekolah dasar.