Annisa Nabila Sujarman
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Mewujudkan Gerakan Sekolah Sehat Jiwa di SMAN 1 Lareh Sago Halaban Annisa Nabila Sujarman; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 4 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i4.408

Abstract

Penelitian ini menjelaskan strategi mewujudkan sekolah sehat dengan fokus sehat jiwa di SMAN 1 Lareh Sago Halaban. Penelitian ini penting untuk diteliti karena sekolah ini merupakan satu-satunya Sekolah Menengah Atas di Kabupaten 50 Kota yang menjadi Sekolah Sehat, serta 20% anak di SMAN 1 Lareh Sago Halaban mengalami broken home yang berpengaruh kepada kesehatan jiwa mereka. Teori yang digunakan untuk menganalisis ialah teori struktural fungsional oleh Talcott Parson dengan skema AGIL. Metode penelitian yaitu kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemilihan informan memakai teknik purposive sampling dengan jumlah informan 21 orang, dengan kriteria terlibat dalam program Gerakan Sekolah Sehat dengan fokus sehat jiwa. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan strategi Gerakan Sekolah Sehat Jiwa, terbagi menjadi dua bagian. Pertama, dalam proses pembelajaran, yaitu: 1) habituation dalam berdoa, 2) tinjauan perkembangan mental peserta didik, 3) pemetaan siswa sesuai kemampuan. Kedua, program inti sehat jiwa, yaitu: 1) pewajiban ekstrakurikuler, 2) pengoptimalisasi sosialisasi NAPZA, bullying, pemanfaatan internet, mental health, dan peran keluarga, 3) kerja sama dengan stakeholder, 4) pembentukan tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), 5) kampanye anti bullying, 6) mengaktifkan Pusat Konseling Kesehatan Remaja (PKKR). Strategi ini merupakan sebuah penyesuain yang selaras dengan tujuan program dengan melibatkan berbagai pihak, serta pemeliharaan pola agar program tetap berjalan dengan semestinya.