Permasalahan yang sering dialami peserta didik kesulitan menganalisis informasi pada bacaan secara mendalam, sehingga peserta didik tidak dapat memahami makna yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas metode pembelajaran Survey, Question, Read, Recite, and Review (SQ3R) dalam meningkatkan kemampuan Higher Order Thinking Skill (HOTS) peserta didik fase F pada mata pelajaran Sosiologi di SMAN 1 Padang Ganting. Metode SQ3R dipilih karena mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam memahami materi secara dan sistematis, sehingga diharapkan dapat mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi seperti menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen tipe desain quasi eksperimen nonequivalent control group dengan populasi penelitian 65 peseta didik, terdiri atas kelas eksperimen F (32 peserta didik) dan kelas kontrol F4 (33 peserta didik). Teknik sampel yang digunakan yaitu total sampling yaitu seluruh populasi menjadi sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa 25 soal HOTS yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Hasil uji prasyarat dengan bantuan SPSS versi 16 menunjukkan seluruh data berdistribusi normal berdasarkan uji Kolmogrov Smirnov, dengan nilai signifikansi pre-test dan post-test kelas eksperimen sebesar 0,200 dan 0,200 dan kelas kontrol sebesar 0,200 dan 0,094 (Sig. > 0,05). Uji homogenitas varians menggunakan menggunakan Levene’s Statistic menunjukkan hasil homogen dengan nilai signifikansi sebesar 0,280 (Sig. > 0,05), setelah memenuhi uji prasyarat lalu dapat dilakukan analisis parametrik. Uji hipotesis menggunakan Independent t-Test menunjukkan nilai signifikan 0,000 (< 0,05), dengan rata-rata post-test kelas eksperimen 70,24 dan kontrol 49,94, menandakan adanya perbedaan signifikan. Hal ini dapat disimpulkan metode SQ3R efektif meningkatkan HOTS peseta didik dengan kemampuan peserta didik lebih baik dalam menganalisis (C4) dan mengevaluasi (C5). Metode ini direkomendasikan bagi guru guna menumbuhkan keterampilan analitis dan evaluatif, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan model pembelajaran berbasis literasi dalam Sosiologi.