p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Social Empirical
Muhammad Rizky
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kasus Ketergantungan Manusia Terhadap Media Digital dalam Media System Dependency Theory Luthfiyyah Rahayu; Muhammad Rizky; AB Sarca Putera; Ayu Adriyani
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.35

Abstract

Kemampuan literasi digital masyarakat Indonesia meningkat seiring dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi yang ditandai dengan makin tingginya jumlah pengguna smartphone dan akses internet dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini jumlah pengguna yang aktif di media sosial yang ada di Indonesia mencapai 191 juta orang pada Januari 2022. Banyaknya pengguna aktif smartphone dan media sosial seperti yang disebutkan sebelumnya, intensitas penggunaan ponsel juga meningkat sehingga keterikatan pada ponsel cerdas juga meningkat dan sulit untuk mengendalikan kebiasaan terus-menerus memeriksa ponsel yang dikenal dengan phubbing. Penelitian ini untuk mengeksplorasi dinamika dari hubungan ketergantungan terhadap media yang intens dan luas antara individu dengan ponsel. Metode pengumpulan data berupa survei kemudian dilanjutkan dengan analisis secara deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa tujuan penggunaan ponsel meningkatkan intensitas penggunaan ponsel sehingga menimbulkan efek kognitif, afektif dan perubahan perilaku. Media merupakan salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat, namun media memiliki efek terhadap masyarakat baik secara langsung maupun tidak. Dalam Media System Dependency Theory tiga paradigma yang digunakan media untuk mengetahui efek dari media tersebut.Paradigma pertama, yang disebut paradigma efek kuat(Direct Effects Models),media dikatakan memiliki kekuatan luar biasa besar sehingga anggota khalayak yang terisolasi dan anonim dari khalayak massa ini akan menyerah segera. Paradigma kedua yaitu efek minimalis atau biasa dikenal juga dengan paradigma efek terbatas(Limited Effects Models), media terlihat dalam control khalayak atas selektivitas. Paradigma ketiga efek kumulatif (Cumulative Effects Models), masyarakat terlalu berpotensi terhadap media dalam paparan pada terbatas. Saat ini peneliti teori efek media telah cukup berkembang sampai pada tingkatan beberapa subarea khusus penelitian.
Rancangan Kampanye Hijau Bareng: Strategi Komunikasi Lingkungan Matahari Department Store Menuju Zero Waste Kota Padang 2050 Aura Fairana; Nadia Kirana Velisa; Viola Ramadhani Lubis; Aufa Raihan; Muhammad Rizky; Mira Hasti Hasmira
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.156

Abstract

Permasalahan sampah plastik di Kota Padang telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, menjadikannya sebagai kota dengan volume sampah plastik tertinggi di Sumatera Barat. Dalam upaya mendukung program Zero Waste 2050 yang dicanangkan Pemerintah Kota Padang, Matahari Department Store meluncurkan kampanye “Hijau Bareng” melalui akun Instagram khusus @hijaubareng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi lingkungan dalam kampanye tersebut serta keterkaitannya dengan perubahan perilaku masyarakat menuju konsumsi yang lebih ramah lingkungan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten, peneliti mengamati 9 unggahan kampanye dan interaksi pengguna seperti komentar dan like. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye “Hijau Bareng” menggunakan pendekatan edukatif berbasis visual dan emosional tanpa mengandalkan influencer, namun tetap mampu membangun kesadaran dan respons positif dari masyarakat. Meskipun skalanya masih terbatas, kampanye ini efektif dalam membentuk komunikasi dua arah dan menyampaikan pesan lingkungan yang kontekstual. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi sektor swasta dalam mendukung kebijakan lingkungan pemerintah melalui strategi komunikasi yang partisipatif dan relevan secara lokal.