p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Social Empirical
Mutiara Qolbuna
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kelestarian Lingkungan: Mewujudkan Solidaritas Sosial yang Harmonis di Kawasan Wisata Pantai Padang Metra Alvionita; Delmira Syafrini; Dewi Sartika Nainggolan; Mutiara Qolbuna; Bunga Dinda Permata; Khairul Fahmi
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk partisipasi solidaritas sosial dalam menjaga kelestarian lingkungan di kawasan wisata Pantai Padang, Sumatera Barat. Penelitian ini penting untuk dikaji karena kawasan wisata Pantai Padang menghadapi masalah serius berupa peningkatan pencemaran lingkungan akibat penumpukan sampah yang diperparah oleh rendahnya literasi lingkungan masyarakat dan wisatawan serta keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah. Kondisi ini mengancam keberlanjutan pariwisata dan kualitas hidup masyarakat sekitar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, serta teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan informan menggunakan Teknik purposive sampling, terdiri dari tokoh masyarakat, pedagang kaki lima, anggota Dinas Lingkungan Hidup, komunitas pemuda, dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama, yaitu: pertama, partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan dan inisiatif aksi kolektif. Kedua, kesadaran dan kepedulian sosial terhadap perilaku wisatawan. Ketiga, pelibatan pemuda sebagai agen perubahan sosial. Keempat, respons wisatawan terhadap inisiatif pelestarian. Kelima, peran serta tantangan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup.
Media Interaktif sebagai Strategi Guru dalam Keterampilan Menjelaskan dan Bertanya di Era Digital Farisa Farisa; Rani Kartika; Erwin Lisman; Mutiara Qolbuna; Giofani Amir
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.364

Abstract

Artikel ini menyajikan kajian literatur sistematisyang bertujuan untuk menganalisis potensi media interaktif digital dalam mengoptimalkan keterampilan menjelaskan dan bertanya guru di era digital, khususnya pada pembelajaran Sosiologi di SMA. Bahwa keterampilan menjelaskan dan bertanya yang biasanya dilakukan oleh guru itu kurang interaktif, sehingga penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah media interaktif dalam keterampilan menjelaskan dan bertanya bagi guru di era digital. Kajian dilakukan dengan mensintesis temuan dari berbagai penelitian terdahulu yang mengkaji kedua keterampilan dasar tersebut dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa platform seperti Quizizz, Mentimeter, dan Google Jamboard dapat berfungsi sebagai katalis transformatif. Media interaktif mampu memperkaya penjelasan menjadi pengalaman multimodal yang lebih kontekstual dan partisipatif, serta mendemokratisasi sesi tanya jawab dengan memungkinkan partisipasi inklusif dan merangsang pertanyaan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Namun, potensi ini terhambat oleh kesenjangan antara penguasaan teknis alat digital dengan kemampuan mendesain pedagogi yang bermakna (TPACK) serta kendala sistemik seperti infrastruktur, kesenjangan akses, dan beban administratif. Implikasinya, diperlukan pelatihan guru yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada pengembangankompetensi pedagogical  design untuk mengintegrasikan media tersebut secara strategis. Penelitian ini menyoroti pentingnya sinergi antara kecerdasan pedagogis guru dan kekuatan teknologi dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kritis, dan student-centered.