novia misruniati
universitas mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Pembelajaran HOTS Pada Mata Pelajaran Sosiologi Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Di SMAN 1 Terara novia misruniati; Hairil Wadi; Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 02 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i2`.5372

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: (1) Proses pelaksanaan evaluasi pembelajaran HOTS pada mata pelajaran sosiologi melalui penerapan metode pembelajaran di SMAN 1 Terara; (2) Kendala pelaksanaan evaluasi pembelajaran HOTS pada mata pelajaran sosiologi melalui metode pembelajaran di SMAN 1 Terara; (3) Upaya guru dalam mengatasi kendala pelaksanaan evaluasi pembelajaran HOTS melalui metode pembelajaran di SMAN 1 Terara. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data dengan model Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Proses pelaksanaan evaluasi pembelajaran HOTS pada mata pelajaran sosiologi melalui 3 tahap yaitu, tahap perencanaan meliputi menentukan tujuan evaluasi pembelajaran, menyusun kisi-kisi, menulis soal, uji coba dan analisis soal, dan revisi soal. Tahap pelaksanaan dilihat dari penilaian ranah kognitif dan psikomotorik melalui penerapan metode PBL. Tahap hasil evaluasi dilihat dari hasil ujian siswa. (2) Kendala pelaksanaan evaluasi pembelajaran HOTS yaitu, kendala internal mencakup guru kesulitan dalam menentukan metode dan media yang sesuai untuk siswa, keterbatasan waktu dalam pembelajaran, dan kesulitan dalam menyusun soal bertaraf HOTS. Kendala eksternal yaitu tidak adanya pembaruan program. (3) Upaya dalam mengatasi kendala tersebut yaitu guru mengikuti pelatihan atau workshop yang diadakan di sekolah maupun di luar sekolah.