Irwan Sofian
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Organisasi Karang Taruna Dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja (Mabuk-Mabukan) Di Kelurahan Monjok Kecamatan Selaparang Kota Mataram Irwan Sofian; Masyhuri Masyhuri; Suud Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 4 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i4.9149

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peran Organisasi Karang Taruna dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. (2) mengetahui hambatan yang di hadapi oleh Organisasi Karang Taruna dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. (3) mengetahui solusi Karang Taruna dan Pemerintah dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun jenis data dalam penelitian ini yakni data primer dan data sekunder dengan sumber data berupa subjek dan informan penelitian yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Untuk mengumpulkan data digunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data digunakan teknik analisis data kualitatif model Miles dan Huberman dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat peran aktif Karang Taruna MONDIAL dalam menanggulangi kenakalan remaja, khususnya perilaku mabuk-mabukan. Melalui Pencegahan dan penanggulangan permasalahan sosial melalui rehabilitas sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial dan perlindungan sosial. Peran tersebut diwujudkan dengan cara mengadakan program melalui beberapa divisi, yakni pendidikan, keagamaan, sosial serta UMKM. Program tersebut dilaksanakan secara terstruktur di lokasi yang strategis, seperti masjid, balai kelurahan, atau aula terbuka, (2) Terdapat hambatan-hambatan yang dihadapi oleh Karang Taruna MONDIAL dalam menanggulangi kenakalan remaja khususnya perilaku mabuk-mabukan. Hambatan tersebut dikategorikan ke dalam dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal ini mencakup kurangnya sumber daya manusia yang terampil, keterbatasan dana dan fasilitas, serta kurangnya partisipasi remaja dalam mengikuti program yang di lakukan karang taruna. Selain itu ada faktor eksternal meliputi pengaruh negatif teman sebaya, akses mudah terhadap alkohol, kebiasaan nongkrong hingga larut malam, dan kurangnya dukungan dari orang tua dan (3) Terdapat solusi Karang Taruna dan pemerintah kelurahan dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok. Solusi yang dilakukan melalui kerja sama antara Karang Taruna dan Pemerintah Kelurahan. dengan mengadakan kegiatan positif seperti pelatihan dan pembinaan, serta melibatkan sekolah, tokoh masyarakat, dan keluarga dalam mendukung program-program karang taruna. Pemerintah turut berperan aktif dengan memberikan anggaran, fasilitas, dan mendorong penguatan aturan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung perkembangan remaja ke arah yang positif. Kata Kunci: Peran, Karang Taruna, Kenakalan Remaja