Hilmiati
Program Studi Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Drama dalam Pembelajaran Seni Budaya untuk Pengembangan Karakter dan Keterampilan Sosial Siswa Novi Anggita; Siti Mehram; Wina Aulia; Hilmiati
Multidisciplinary Research Journal Vol. 1 No. 2: Multidisciplinary Research Journal, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/murej.v1i2.141

Abstract

Pembelajaran seni budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kreativitas, serta kemampuan sosial dan emosional peserta didik. Salah satu metode yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui kegiatan memerankan drama. Drama tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan yang menumbuhkan empati, rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, serta kerja sama antar siswa. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya penerapan pembelajaran berbasis drama dalam meningkatkan aspek afektif, kognitif, dan psikomotorik peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kajian literatur yang menggambarkan konsep dasar drama, fungsi, unsur, serta nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa melalui drama, siswa belajar mengekspresikan diri secara kreatif, memahami nilai moral dan sosial, serta mengembangkan kecerdasan emosional. Dengan demikian, pembelajaran seni budaya melalui kegiatan drama dapat menjadi sarana efektif dalam pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh.
Telaah Konsep Dasar Cerita Anak, Perkembangan Reseptif Sastra Anak dan Manfaat Cerita Bagi Anak Baiq Gita Larasati; Baiq Sulistia Dewi; Nabila Alfatien; Hilmiati
Multidisciplinary Research Journal Vol. 1 No. 2: Multidisciplinary Research Journal, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/murej.v1i2.150

Abstract

Sastra mencerminkan kehidupan manusia dengan menggambarkan berbagai aspek dan permasalahan hidup melalui bahasa yang indah serta penuh makna. Dalam konteks pendidikan anak, karya sastra terutama cerita anak memiliki peran penting dalam menunjang perkembangan kemampuan berbahasa, moral, sosial, dan emosional. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep utama cerita anak, tahapan perkembangan reseptif terhadap sastra, serta manfaatnya bagi anak sebagai dasar teoritis bagi calon guru PGMI dalam penerapan sastra anak pada pembelajaran di madrasah ibtidaiyah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik sastra anak. Data dikumpulkan melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan analisis terhadap teori-teori sastra anak, perkembangan reseptif anak terhadap karya sastra, serta manfaat cerita bagi anak. Pendekatan ini memungkinkan peneliti memperoleh pemahaman komprehensif mengenai peran sastra anak dalam pembelajaran dan pengembangan karakter peserta didik di madrasah ibtidaiyah. Hasil kajian menunjukkan bahwa cerita anak tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter. Selain itu, kemampuan reseptif anak terhadap sastra membantu mereka memahami, menanggapi, dan menghayati nilai-nilai moral yang tersampaikan melalui aktivitas membaca maupun mendengarkan cerita. Implikasi kajian ini bagi pendidikan, khususnya bagi calon guru PGMI, adalah perlunya integrasi karya sastra anak dalam proses pembelajaran di madrasah ibtidaiyah. Guru dapat memanfaatkan cerita anak sebagai media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna untuk menanamkan nilai-nilai moral, sosial, dan religius. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga mengembangkan aspek afektif dan psikomotorik anak melalui pengalaman estetis yang diperoleh dari sastra
Penerapan Pendekatan Apresiatif dalam Pembelajaran Membaca Puisi: Fokus pada Lafal, Intonasi, dan Ekspresi Siswa Mirah Rizki Wulandari; Ilma Hidayah; Salsabila Maulida; Muhammad Lael Mubarok; Hilmiati
Multidisciplinary Research Journal Vol. 1 No. 2: Multidisciplinary Research Journal, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/murej.v1i2.164

Abstract

Pembelajaran apresiatif dalam pengajaran puisi merupakan upaya penting untuk meningkatkan kemampuan literasi sastra, kepekaan estetika, dan pembentukan karakter peserta didik. Fenomena rendahnya minat serta kemampuan siswa dalam mengapresiasi puisi disebabkan oleh metode konvensional yang kurang menyentuh ranah emosional dan pengalaman pribadi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan efektivitas pendekatan apresiasi sastra berbasis teori konstruktivisme dalam pembelajaran puisi di sekolah. Kajian ini menggunakan analisis teoritik terhadap konsep apresiasi sastra, teori konstruktivisme, dan teori estetika pendidikan Bahasa Indonesia, dengan mengacu pada hasil penelitian terkini tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan apresiatif mendorong keterlibatan aktif siswa melalui kegiatan reflektif, kreatif, dan kolaboratif seperti deklamasi, visualisasi, serta musikalisasi puisi. Integrasi media pembelajaran digital seperti micro video dan Canva terbukti meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa terhadap makna puitik secara signifikan. Dengan demikian, pembelajaran apresiatif tidak hanya memperkuat kemampuan interpretasi puisi, tetapi juga menumbuhkan empati, imajinasi, dan kesadaran moral siswa. Pendekatan ini relevan diterapkan sebagai model pembelajaran sastra yang adaptif, humanistik, dan selaras dengan tuntutan pendidikan abad ke-21