Pembelajaran seni budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kreativitas, serta kemampuan sosial dan emosional peserta didik. Salah satu metode yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui kegiatan memerankan drama. Drama tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan yang menumbuhkan empati, rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, serta kerja sama antar siswa. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya penerapan pembelajaran berbasis drama dalam meningkatkan aspek afektif, kognitif, dan psikomotorik peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kajian literatur yang menggambarkan konsep dasar drama, fungsi, unsur, serta nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa melalui drama, siswa belajar mengekspresikan diri secara kreatif, memahami nilai moral dan sosial, serta mengembangkan kecerdasan emosional. Dengan demikian, pembelajaran seni budaya melalui kegiatan drama dapat menjadi sarana efektif dalam pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh.
Copyrights © 2025