Ihsan Maulana
Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Yatsi Madani

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengukuran Efektivitas Metode Pengajaran Dalam Matakuliah Pengenalan Pemrograman: Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Yatsi Madani Ihsan Maulana; Sutajaya; Muhammad Arba Adnandi; Fitri Andriani; Haliem Sunata
JoiTechs (Journal Of Information Technology and Computer Science) Vol. 1 No. 1 (2024): JoiTechs (Journal Of Information Technology and Computer Science)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas metode pengajaran yang digunakan dalam matakuliah Pengenalan Pemrograman di Universitas Yatsi Madani. Studi ini dilakukan untuk memahami dampak berbagai metode pengajaran terhadap pemahaman dan keterampilan pemrograman mahasiswa. Metode pengajaran yang dievaluasi mencakup pendekatan tradisional, pembelajaran berbasis proyek, dan penggunaan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai desain penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan dosen, dan survei kepada mahasiswa yang mengikuti matakuliah Pengenalan Pemrograman. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi pola dan trend dalam respons mahasiswa terhadap berbagai metode pengajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengajaran yang berorientasi pada pembelajaran berbasis proyek dan penggunaan teknologi digital cenderung lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan pemrograman mahasiswa. Mahasiswa melaporkan tingkat keterlibatan yang lebih tinggi dan motivasi yang lebih besar ketika metode pengajaran ini diterapkan. Namun, temuan juga menyoroti pentingnya ketersediaan sumber daya dan dukungan yang memadai untuk mengoptimalkan efektivitas metode pengajaran tersebut. Studi ini memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan kurikulum dan perbaikan pengajaran di tingkat perguruan tinggi, khususnya dalam konteks matakuliah Pengenalan Pemrograman. Implikasi praktis dari penelitian ini mendukung penggunaan metode pengajaran yang berbasis proyek dan integrasi teknologi dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran pemrograman bagi mahasiswa.
Efektivitas Metode Pengajaran Dalam Matakuliah Pengantar Aplikasi Komputer: Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Yatsi Madani Fitri Andriani; Ihsan Maulana; Muhammad Arba Adnandi; Sutajaya
JoiTechs (Journal Of Information Technology and Computer Science) Vol. 1 No. 1 (2024): JoiTechs (Journal Of Information Technology and Computer Science)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matakuliah Pengantar Aplikasi Komputer adalah salah satu mata kuliah yang penting dalam kurikulum pendidikan tinggi, khususnya di bidang teknologi informasi. Matakuliah ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep dasar aplikasi komputer kepada mahasiswa, serta melatih keterampilan praktis dalam penggunaan berbagai jenis perangkat lunak. Dalam konteks ini, penelitian bertujuan untuk mengukur efektivitas metode pengajaran yang berbeda dalam matakuliah Pengantar Aplikasi Komputer di Universitas Yatsi Madani. Metode pengajaran yang dievaluasi meliputi pendekatan tradisional, pembelajaran berbasis proyek, dan integrasi teknologi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 mahasiswa yang mengikuti matakuliah Pengantar Aplikasi Komputer. Hasil analisis data menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis proyek dan integrasi teknologi pendidikan cenderung lebih efektif dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa dan memperdalam pemahaman mereka terhadap konsep-konsep aplikasi komputer. Mahasiswa yang terlibat dalam pembelajaran berbasis proyek melaporkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi dan kemajuan yang lebih signifikan dalam keterampilan penggunaan aplikasi komputer. Di sisi lain, metode pendekatan tradisional menghasilkan tingkat kepuasan yang lebih rendah dan kemajuan yang kurang signifikan dalam keterampilan praktis. Kesimpulannya, rekomendasi diberikan untuk lebih mengintegrasikan metode pembelajaran berbasis proyek dan teknologi pendidikan dalam kurikulum matakuliah Pengantar Aplikasi Komputer di Universitas Yatsi Madani. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan bahwa mahasiswa siap menghadapi tantangan dunia nyata dalam industri teknologi informasi.
Evaluasi Penggunaan Metode Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Mata Kuliah Pengenalan Pemrograman: Studi Kasus Ihsan Maulana; Muhammad Arba Adnandi; Sutajaya; Fitri Andriani; Haliem Sunata
JoiTechs (Journal Of Information Technology and Computer Science) Vol. 1 No. 1 (2024): JoiTechs (Journal Of Information Technology and Computer Science)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran pemrograman merupakan bagian integral dari kurikulum pendidikan tinggi di era digital. Metode pembelajaran yang efektif menjadi krusial dalam memastikan mahasiswa memiliki pemahaman yang mendalam dan keterampilan praktis yang memadai. Salah satu metode yang telah menarik perhatian adalah metode pembelajaran berbasis proyek, yang menekankan pada pembelajaran melalui pengalaman praktis dalam menyelesaikan proyek-proyek pemrograman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek dalam mata pelajaran pengenalan pemrograman di lingkungan Universitas Yatsi Madani. Studi kasus dilakukan untuk mengamati implementasi metode ini dan dampaknya terhadap hasil belajar mahasiswa serta pengalaman belajar mereka. Pendekatan penelitian kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui observasi kelas, wawancara dengan dosen, dan angket mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis proyek memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman konsep pemrograman dan pengembangan keterampilan praktis mahasiswa. Mahasiswa menunjukkan tingkat motivasi yang tinggi dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Selain itu, mahasiswa juga mengalami peningkatan dalam kemampuan berkolaborasi dan pemecahan masalah melalui kerja tim dalam proyek-proyek pemrograman. Beberapa tantangan juga diidentifikasi, termasuk pengelolaan waktu yang efektif dalam menyelesaikan proyek, kesulitan teknis yang mungkin muncul, dan tantangan dalam menilai kinerja mahasiswa secara menyeluruh dalam konteks proyek. Penelitian ini juga mencatat bahwa peran dosen dalam mendukung dan memandu mahasiswa dalam implementasi metode pembelajaran ini sangat penting untuk kesuksesan pembelajaran. Kesimpulannya, metode pembelajaran berbasis proyek menawarkan pendekatan yang inovatif dan efektif dalam pengajaran mata pelajaran pengenalan pemrograman di Universitas Yatsi Madani. Namun, diperlukan upaya terus-menerus dalam mengatasi tantangan yang muncul serta pengembangan pedagogi yang lebih lanjut untuk memaksimalkan potensi pembelajaran dengan metode ini.
Pengaruh Interaksi Mahasiswa Dan Fasilitator Selama Pembelajaran Praktik Dalam Mata Kuliah Dasar-Dasar Pemrograman Ihsan Maulana; Haliem Sunata; Bambang Eko Supriyanto
JoiTechs (Journal Of Information Technology and Computer Science) Vol. 1 No. 2 (2024): JoiTechs (Journal Of Information Technology and Computer Science)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interaksi antara mahasiswa dan fasilitator dalam pembelajaran praktik pemrograman dasar memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman konsep dan keterampilan teknis mahasiswa. Namun, beberapa mahasiswa sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar pemrograman, seperti variabel, loop, dan debugging, yang menghambat proses pembelajaran mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh interaksi mahasiswa dan fasilitator terhadap pemahaman, motivasi, dan kemampuan problem-solving mahasiswa dalam mata kuliah dasar-dasar pemrograman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi kelas dan wawancara mendalam terhadap mahasiswa dan fasilitator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi aktif antara fasilitator dan mahasiswa, terutama melalui dukungan personal, feedback langsung, dan diskusi kolaboratif, secara signifikan meningkatkan motivasi dan pemahaman mahasiswa terhadap konsep pemrograman dasar. Selain itu, mahasiswa yang mendapatkan feedback langsung dari fasilitator lebih cepat dalam mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan coding, serta lebih percaya diri dalam menyelesaikan tugas pemrograman. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa interaksi yang efektif antara mahasiswa dan fasilitator dapat membantu mahasiswa mengatasi hambatan dalam pembelajaran pemrograman, memperkuat keterampilan teknis, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif dalam proses belajar. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar fasilitator mengadopsi pendekatan interaksi yang lebih personal dan responsif terhadap kebutuhan individual mahasiswa dalam sesi praktik pemrograman