Setiarini Pujiningtyas
Universitas Yatsi Madani

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Gastritis Pada Remaja Di SMK Siere Cendekia Inna Mukhaira; Selpi Nurmayanti; Setiarini Pujiningtyas
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Gastritis merupakan penyakit global yang masuk dalam kategori 10 rumah sakit di seluruh dunia. Gastritis adalah peradangan mukosa lambung akut, kronis, difus atau lokal, kehilangan nafsu makan, perasaan penuh di perut (kembung), rasa tidak nyaman di perut bagian atas, mual dan muntah. Faktor risiko yang mempengaruhi gastritis adalah konsumsi kopi sering stres, kebiasaan makan terutama makan yang tidak teratur dan makanan yang terlalu pedas. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis pada remaja di Sekolah SMK SIERE CENDEKIA. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Sampel penelitian yaitu 140 responden dengan teknik pengambilan sampel Proportionate Stratified Random Sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara mengkonsumsi kopi dan pola makan dengan tingkat stress dengan kejadian gastritis. Berdasarkan hasil uji chi square, nilai P-value 0,000 (< 0,05) yang artinya terdapat hubungan pola makan dengan kejadian gastritis. Kesimpulan : Pola makan, stres dan konsumsi kopi sangat mempengaruhi peristiwa dengan kejadian gastritis. Saran : Hasil penelitian ini di harapkan agar remaja di SMK SIERE CENDEKIA bisa memperhatikan pola makan, konsumsi kopi, manajemen stres dengan kejadian gastritis untuk mencegah tidak terjadinya gastritis. Kata Kunci : Remaja, Gastritis, Pola Makan.
Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24 – 59 Bulan Di Posyandu Melati 02 Inna Mukhaira; Setiarini Pujiningtyas; Selpi Nurmayanti; Indah Ratikasari
JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2024): JUMAGI (Jurnal Madani Gizi Indonesia)
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Tahun 2021, Word Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 22,9%, atau sekitar 154,8 juta anak balita, di dunia menderitas stunting. Di Asia, terdapat sebanyak 87 juta balita yang mengalami stunting, 59 juta di Afrika, 6 juta di Amerika Latin dan Karibia, 31,4% di Afrika Barat, 32,5% di Afrika Tengah, 36,7% di Afrika Timur, dan 34,1% di Asia Selatan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan hubungan antara pemberian ASI eksklusif dan prevalensi stunting pada balita berusia 24–59 bulan di Posyandu Melati 02. Metode: Metode yang digunakan adalah studi cross-sectional. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan sebesar 17.6% antara pemberian ASI Eksklusif dan kasus stunting. Kesimpulan: Pemberian ASI Eksklusif memiliki dampak yang signifikan terhadap kejadian stunting. Kata kunci: Pemberian ASI eksklusif; Stunting; Balita